Mitsubishi XForce HEV resmi meluncur. Mobil hibrida pertama Mitsubishi di Indonesia ni menjadi pilihan baru di samping XForce bermesin bensin konvensional. Adam Rahman GM of Product Strategy Division MMKSI, mengatakan, sistem hybrid pada mobil ini bekerja secara otomatis sesuai kondisi jalan. Teknologi ini dirancang untuk menjaga efisiensi bahan bakar tanpa mengharuskan pengemudi berpindah mode secara manual. "Sistem HEV pada New X Force ini bekerja secara otomatis untuk memilih mode berkendara terbaik yang sesuai dengan kondisi jalan dan kebutuhannya," kata Adam di Jakarta, Kamis (16/7/2026). "Dengan begitu, pengemudi dapat merasakan pengalaman berkendara yang terbaik," ujarnya. Sistem hybrid akan mengatur distribusi tenaga antara motor listrik dan mesin bensin, sehingga masing-masing bekerja pada kondisi yang paling optimal. Mitsubishi XForce HEV "Menariknya, di sistem HEV ini pengemudi dapat memilih langsung mode Wet, Gravel, Mud, dan Tarmac sesuai dengan kebutuhan berkendara," katanya. "Jadi seperti telah saya jelaskan, pengemudi tinggal memilih mode mana yang diinginkan pada kondisi tersebut. Walaupun secara teknologinya, teknologi ini akan memberikan pilihan mode yang paling sesuai dengan kondisi jalan tersebut," ujar Adam. Cara Kerja Adam menjelaskan, saat mobil mulai berjalan atau melaju pada kecepatan rendah, XForce HEV mengandalkan EV Drive, di mana roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik. Mode ini digunakan ketika kebutuhan tenaga masih rendah sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan. Memasuki kondisi jalan perkotaan dengan akselerasi dan kecepatan sedang, sistem akan beralih ke mode hybrid. Mitsubishi XForce HEV Mesin bensin mulai bekerja untuk menghasilkan listrik sekaligus membantu menggerakkan kendaraan ketika dibutuhkan. Sementara ketika mobil menghadapi tanjakan atau membutuhkan tenaga lebih besar, sistem mengaktifkan Hybrid Parallel Low. Pada kondisi ini, mesin bensin dan motor listrik bekerja bersama untuk menghasilkan performa yang lebih responsif. Efisien Saat melaju di jalan tol dengan kecepatan tinggi dan konstan, sistem akan memilih Hybrid Parallel High atau Motor Disconnected. Pada mode ini, mesin bekerja pada putaran yang lebih efisien sehingga konsumsi bahan bakar tetap optimal ketika melakukan perjalanan jarak jauh.