Setelah resmi meluncurkan lini produknya di Indonesia, VinFast langsung menyediakan sesi uji berkendara singkat untuk membuktikan kemampuan tiga motor listriknya, yakni Evo, Feliz II, dan Viper. Saya berkesempatan langsung merasakan impresi pertama dari ketiga motor asal Vietnam ini. Pengetesan ini dilakukan di area outdoor Central Park Mall yang tergolong kecil, sempit, dan dilengkapi dengan speedbump. Meski begitu, kondisi ini justru menjadi simulasi yang ideal untuk menggambarkan situasi jalanan perkotaan di Indonesia yang kerap macet atau saat harus dipaksa masuk ke jalanan yang sempit dan berkelok. Impresi berkendara tiga motor listrik baru VinFast di Indonesia, VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper Kontras Posisi Berkendara dan Handling Pengujian dimulai dari model paling terjangkau, VinFast Evo. Buat saya yang punya postur tinggi badan 178 cm, dimensi motor ini terasa cukup ringkas. Namun, catatan tersendiri ada pada bagian dek kaki yang terasa sangat tinggi. Alhasil, ruang kaki menjadi agak terbatas dan posisi lutut menjadi naik. Efeknya, ketika setang dibelokkan secara maksimal, ujung setang akan langsung mentok mengenai kaki pengendara. Impresi berkendara tiga motor listrik baru VinFast di Indonesia, VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper Beralih ke VinFast Feliz II, posisi berkendara yang disuguhkan terasa paling pas dan proporsional buat saya. Kaki tidak lagi mentok dengan setang saat bermanuver. Ditambah lagi, penggunaan pelek berukuran 14 inci membuat tampilan Feliz II kelihatan padat dan tidak kelihatan jomplang atau kekecilan saat saya naiki. Impresi berkendara tiga motor listrik baru VinFast di Indonesia, VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper Sementara untuk varian tertinggi dan termahal, VinFast Viper, menawarkan posisi berkendara yang cenderung sporty layaknya skutik bermesin bensin. Karakter handling Viper juga terasa paling berbeda dibanding kedua saudaranya. Setang Viper terasa lebih berisi dan agak berat, memberikan rasa mantap dan stabil saat bermanuver. Karakter ini berbanding terbalik dengan Evo dan Feliz II yang memiliki impresi kemudi sangat ringan. Kenyamanan Viper juga ditopang oleh bantingan suspensi yang paling mendingan dan mampu meredam guncangan dengan baik dibandingkan dengan Evo maupun Feliz II. Impresi berkendara tiga motor listrik baru VinFast di Indonesia, VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper Letupan Tenaga 5.200 Watt yang Instan Bicara soal performa, ketiga unit yang diuji coba kebetulan menggunakan konfigurasi dua baterai, sehingga mampu memuntahkan tenaga dinamo maksimal hingga 5.200 Watt. Untuk ukuran trek yang terbatas, letupan tenaga yang dihasilkan terasa sangat besar dan instan. Bahkan bisa dibilang agak berlebihan untuk area sempit, karena hanya dengan sedikit puntiran gas saja, motor sudah langsung melesat. Impresi berkendara tiga motor listrik baru VinFast di Indonesia, VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper Semua model sebenarnya memiliki dua mode berkendara, yakni Eco dan Sport. Menariknya, pada unit Evo dan Feliz II yang dicoba, respons dinamonya terasa masih sangat jerky alias jengat, baik saat posisi di mode Eco maupun Sport. Karakter hantaran tenaga yang berbeda justru ditemukan pada Viper. Motor ini memiliki penyaluran tenaga yang jauh lebih halus di mode Eco, sementara jika pengendara menginginkan sensasi yang lebih agresif, mode Sport tinggal diaktifkan. Impresi berkendara tiga motor listrik baru VinFast di Indonesia, VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper Meski sesi kencan singkat ini sudah memberikan gambaran awal yang cukup jelas, rasa penasaran tentu belum sepenuhnya terjawab. Dibutuhkan pengujian lebih lanjut serta penggunaan dalam kondisi sehari-hari untuk bisa memahami lebih dalam potensi sejati dari ketiga motor listrik baru VinFast ini untuk pasar Indonesia.