PT Honda Prospect Motor (HPM) mengungkapkan bahwa mayoritas konsumen Honda WR-V berasal dari pembeli yang baru pertama kali memiliki Sport Utility Vehicle (SUV). Model ini dinilai menjadi pintu masuk bagi konsumen yang ingin naik kelas dari segmen mobil yang lebih kecil. Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM Yusak Billy mengatakan, profil konsumen WR-V saat ini sudah didominasi oleh first time SUV buyer, termasuk pengguna mobil hatchback dan city car Honda. “WR-V banyak datang dari first time SUV buyer. Sekitar 65 persen konsumen WR-V merupakan first time SUV buyer, termasuk upgrader dari segmen di bawahnya, seperti pengganti Honda Jazz, Honda Brio, dan model sejenis,” kata Billy, kepada Kompas.com, Rabu (11/2/2026). Karakter WR-V yang berukuran ringkas namun sudah mengusung tampilan dan ground clearance SUV menjadi alasan utama model ini dilirik konsumen yang ingin beralih segmen tanpa harus langsung ke SUV berukuran besar. Honda WR-V Dari sisi harga dan fitur, WR-V juga diposisikan sebagai model yang bisa menjembatani kebutuhan pengguna mobil kompak yang menginginkan tampilan lebih gagah, posisi duduk lebih tinggi, serta fitur keselamatan yang lebih lengkap. Berdasarkan data yang diolah dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales Honda WR-V sepanjang 2024 tercatat 13.165 unit. Sementara pada 2025, distribusinya turun cukup drastis 66,4 persen mencapai 4.421 unit. Capaian tersebut menempatkan WR-V sebagai salah satu pemain penting di segmen SUV ringkas, yang persaingannya semakin padat dengan berbagai model baru. Honda pun masih melihat potensi pasar dari konsumen upgrader yang ingin beralih dari hatchback atau LCGC ke SUV kompak. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang