Transformasi kendaraan listrik (EV) komersial kini terus didorong oleh berbagai pihak, salah satunya PT Kalista Nusa Armada (KALISTA). Hadir sejak 2022 dengan menawarkan model Fleets-as-a-Service (FaaS), Kalista telah mengumpulkan data performa dan kebutuhan kendaraan listrik di berbagai kota yang menyediakan transportasi publik. Yoga Adiwinarto, Direktur Pengembangan Bisnis Kalista, mengatakan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah kota di Indonesia. "Di Medan, Kalista sejak akhir 2024, bus listrik yang beroperasi sudah menempuh jarak sekitar 4 juta kilometer, mencatatkan penghematan biaya energi sebesar 79 persen serta pengurangan emisi sebanyak 28 persen," katanya kepada media, Kamis (4/12/2025). Selanjutnya, Yoga menyebutkan bahwa di Jakarta tersedia 26 unit bus listrik Transjakarta yang beroperasi sejak Desember 2023. Kini, bus listrik tersebut telah menempuh jarak sejauh 3,3 juta Km, dengan efisiensi biaya energi mencapai 73 persen dan penurunan emisi sebesar 38 persen. Bocoran bus milik Kalista Tidak hanya itu, Kalista juga melakukan uji coba mengoperasikan kendaraan listrik di sejumlah kota. Dari hasil uji coba tersebut, menunjukkan reaksi positif dari masyarakat pengguna transportasi umum. "Kemudian, skor kepuasan penumpang pada bus listrik di Bali mendapatkan tingkat kepuasan 4.09. Lalu, di Jambi mencapai 3.90/5.00 dan angkot listrik di Pekanbaru mencapai 4.09/5.00," tambahnya. Yoga menyebutkan bahwa tahap uji coba sengaja dilakukan agar masyarakat lebih akrab dengan kendaraan listrik dalam kehidupan sehari-hari mereka sebagai transportasi publik. Dengan melibatkan masyarakat dari kalangan penumpang, tentunya juga memberikan masukan bagi Kalista dalam memenuhi kebutuhan transportasi umum berbasis listrik. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang