Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mulai melakukan pengecekan kesiapan operasional armada angkutan kota (angkot) berpendingin udara (AC) yang akan menggantikan trayek D10A. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari program transformasi transportasi publik menuju layanan yang lebih modern, nyaman, dan ramah lingkungan. Pemeriksaan mencakup kondisi fisik kendaraan, kelengkapan fasilitas, hingga tahap akhir penyelesaian armada sebelum resmi diluncurkan ke masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mulai melakukan pengecekan kesiapan operasional armada angkutan kota (angkot) berpendingin udara (AC) yang akan menggantikan trayek D10A. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Depok, Aan Syurahman, mengatakan bahwa hasil pengecekan menunjukkan progres yang sangat baik dan armada hampir sepenuhnya siap dioperasikan. “Hari ini kami melakukan pengecekan langsung ke karoseri untuk memastikan kesiapan unit. Secara umum kondisinya sudah sangat baik dan kini memasuki tahap finalisasi,” ujar Aan, dikutip dari keterangan tertulis (19/7/2026). Wuling Mitra EV yang sedang uji coba jadi layanan Mikrotrans Angkot AC Berbasis Listrik Armada yang disiapkan merupakan kendaraan berbasis listrik yang akan melayani trayek D10A. Selain mendukung pengurangan emisi, kehadiran kendaraan ini juga menjadi simbol transformasi transportasi publik di Kota Depok ke arah yang lebih maju dan berkelanjutan. Dari hasil peninjauan, angkot listrik tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas unggulan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Fasilitas yang tersedia antara lain pendingin udara (AC), kabin yang lebih luas, serta desain interior yang modern dan tertata rapi. Pemkot Depok berharap keberadaan angkot AC ini bisa menjadi daya tarik baru bagi masyarakat agar lebih memilih menggunakan transportasi umum dibanding kendaraan pribadi. Mikro Trans Depok atau angkot AC yang resmi diluncurkan mulai hari ini di Balai Kota Depok, Senin (22/7/2024). Perhatikan Aksesibilitas Penumpang Selain kenyamanan, aspek inklusivitas juga menjadi perhatian dalam pengecekan armada. Kendaraan telah dilengkapi kursi khusus bagi penyandang disabilitas serta kursi prioritas untuk lansia, ibu hamil, dan penumpang berkebutuhan khusus lainnya. Aan menambahkan, tahap persiapan kini sudah hampir rampung dan peluncuran resmi direncanakan dilakukan dalam waktu dekat. “InsyaAllah dalam waktu dekat akan segera kami launching. Kami ingin memastikan semuanya benar-benar siap, baik dari sisi kendaraan maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata dia. Ia juga memastikan bahwa layanan tetap beroperasi pada trayek D10A seperti sebelumnya, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan perubahan rute dan dapat beradaptasi dengan lebih mudah.