Atas diskresi kepolisian, rekayasa lalu lintas one way tahap I dari Km 70 Tol Jakarta–Cikampek sampai Km 263 Tol Pejagan–Pemalang resmi dilakukan sejak pukul 15.00 WIB. Pemberlakuan one way ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas pada periode arus mudik Lebaran 2026, serta menjadi bagian dari upaya bersama antara Jasa Marga Group, Kepolisian, dan Kementerian Perhubungan dalam menjaga kelancaran distribusi kendaraan menuju arah timur Trans-Jawa, khususnya pada periode puncak arus mudik. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) telah melakukan berbagai kesiapan operasional di sepanjang ruas Trans-Jawa guna mendukung kelancaran pelaksanaan rekayasa lalu lintas one way. Di antaranya meliputi penyiapan rambu dan traffic cone sebagai pendukung skema pengaturan lalu lintas, penempatan petugas layanan lalu lintas dan pengamanan di titik-titik strategis, serta optimalisasi kapasitas gerbang tol melalui penyiagaan gardu. Selain itu, JTT juga melakukan koordinasi intensif dengan Kepolisian terkait pengaturan buka-tutup akses masuk, serta memastikan kesiapan layanan derek, ambulans, dan patroli jalan tol yang siaga selama 24 jam untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Berikutnya, JTT ikut memastikan kesiapan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area, termasuk pengaturan kapasitas melalui mekanisme buka-tutup secara situasional guna menghindari kepadatan kendaraan di dalam rest area. VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan optimal kepada pengguna jalan selama periode mudik. Kondisi Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah.  “JTT bersama stakeholder telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, termasuk dukungan terhadap penerapan rekayasa lalu lintas one way secara situasional. Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan dan kelancaran bersama,” ujar Ria dalam keterangan resminya, Selasa (17/3/2026). KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang