Setelah uji coba operasional bus listrik di koridor Bojonggede-Sentul, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kini mematangkan rencana ekspansi layanan hingga menjangkau Kota Depok dan kawasan wisata Puncak. Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, penambahan rute baru ini tidak hanya bertujuan mengurai kemacetan dan memperluas konektivitas, tetapi juga digadang-gadang untuk mendongkrak sektor pariwisata daerah. "Kami meminta ada beberapa unit yang dikhususkan untuk armada pariwisata," ujar Rudy dikutip dari keterangan resmi, Minggu (23/8/2026). Bidik Rute Wisata dan Koridor Reguler Baru Dalam rancangan matang Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor bersama Dishub Provinsi Jawa Barat, sejumlah trayek strategis telah disiapkan. Rute tersebut di antaranya menghubungkan Cibinong dengan Kebun Raya Bogor, trayek Cibinong-Stadion Pakansari-Margo City (Depok), serta koridor khusus dari Stadion Pakansari menuju kawasan Puncak hingga perbatasan Kabupaten Cianjur. Selain rute wisata, Pemkab Bogor membuka opsi penambahan koridor reguler dari Bojonggede menuju kawasan Exit Tol Citeureup. Kendati demikian, Rudy menegaskan bahwa ekspansi ini dilakukan secara berhati-hati. Pihaknya tidak ingin kehadiran moda transportasi modern ini justru mematikan pengusaha angkutan umum (angkot) konvensional yang sudah lebih dulu beroperasi. "Kami meminta segera dikomunikasikan terlebih dahulu dengan beberapa pengusaha angkutan yang ada. Kami ingin ekonomi tetap bergerak dan terobosan baru tidak mengganggu dunia usaha yang sudah ada lebih awal," kata Rudy. Bus listrik Kabupaten Bogor Libatkan Swasta Tanpa Bebani APBD Rudy juga mengatakan Pemkab Bogor juga menyiapkan skema kerja sama dengan pihak swasta dalam pengadaan maupun pengoperasian armada agar pengembangan bus listrik tidak membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Dalam skema tersebut, pemerintah daerah dapat menyiapkan lahan parkir, stasiun pengisian daya atau charging station, serta sumber daya manusia, sedangkan kebutuhan lainnya dikolaborasikan dengan mitra swasta. "Kami persiapkan lahan parkir, stasiun charger juga kami persiapkan, lalu SDM kami kolaborasikan dengan SDM yang ada di Kabupaten Bogor, sehingga bagaimana caranya meminimalisir anggaran APBD yang keluar," jelas Rudy. Sementara itu, saat ini, Pemkab Bogor masih fokus merampungkan evaluasi menyeluruh dari hasil uji coba koridor Bojonggede-Sentul sebelum akhirnya menetapkan skema operasional permanen sekaligus meluncurkan perluasan jaringan layanan bus listrik secara resmi.