Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar pelayanan publik gratis di beberapa tempat. Seperti hari ini di Terminal UPT Leuwiliang, Selasa (12/5/2026). Kegiatan tersebut meliputi pelayanan uji KIR gratis, uji emisi kendaraan gratis, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengemudi dan masyarakat. Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Lutfi Sahara menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para sopir angkutan umum dan pelaku transportasi di wilayah Bogor Barat. “Hari ini kami melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Jadi Bogor ke-544. Kegiatan tersebut pelayanan publik berupa uji KIR gratis, uji emisi gratis, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat,” ujar Lutfi dikutip dari keterangan resmi, Selasa (12/5/2026). Kemudian, setelah kegiatan di Leuwiliang, pelayanan serupa akan kembali digelar di UPT Terminal Cileungsi pada 21 Mei 2026. Lutfi juga menjelaskan, khusus untuk pelayanan kendaraan, Dishub Kabupaten Bogor meningkatkan target pelayanan dari biasanya 35 kendaraan menjadi 50 kendaraan pada kegiatan kali ini. Masyarakat juga dapat langsung datang dan mendaftar di lokasi kegiatan sejak pagi hari. “Seluruh pelayanan diberikan secara gratis. Alhamdulillah, selain pelayanan utama, kami juga memberikan bantuan sembako bagi para sopir sebagai bentuk perhatian dan apresiasi,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Tim Pencegahan Pencemaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Jopi Hermawan mengatakan, kegiatan uji emisi gratis dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB dengan sasaran kendaraan roda dua maupun roda empat berbahan bakar bensin dan diesel. Pemkab Bogor Beri Layanan Uji KIR, Uji Emisi dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Terminal Leuwiliang Adapun pelayanan uji emisi diberikan tanpa dipungut biaya dan masyarakat cukup membawa kendaraan beserta STNK. Hasil pengujian nantinya akan langsung tercatat dalam aplikasi nasional Si Umi sehingga status kelayakan emisi kendaraan dapat diketahui secara resmi. “Dari hasil tersebut akan diketahui apakah kendaraan memenuhi baku mutu emisi atau melampaui ambang batas. Bila melampaui, maka kendaraan perlu dilakukan perbaikan seperti servis atau penggantian oli,” jelas Jopi. Di lokasi yang sama, Kepala Puskesmas Leuwiliang, James GH Tambun menjelaskan, Dinas Kesehatan menurunkan tim dari RSUD Leuwiliang dan Puskesmas Leuwiliang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi dan kru kendaraan umum. “Target pemeriksaan kesehatan hari ini sebanyak 50 pengemudi. Dari hasil sementara pemeriksaan yang telah dilakukan, kondisi kesehatan para pengemudi secara umum cukup baik dan dinilai layak untuk bekerja,” ungkap dr. James. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang