Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin angkat bicara mengenai maraknya pengendara yang sengaja menutup pelat nomor menggunakan plastik, masker, hingga berbagai benda lain demi mengelabui kamera tilang elektronik atau ETLE. Fenomena ini mencuat seiring peningkatan penindakan pelanggaran lalu lintas berbasis teknologi di wilayah DKI Jakarta. Komarudin menegaskan bahwa pelat nomor atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) adalah komponen legalitas yang wajib terlihat jelas saat kendaraan beroperasi di jalan. Fenomena Pengendara Tutupi Pelat Nomor, dari Kertas hingga Lakban “Kita ketahui bersama bahwa tanda nomor kendaraan bermotor atau TNKB, itu yang melekat pada kendaraan, itu merupakan syarat mutlak bagi setiap beroperasinya kendaraan,” ujar Komarudin di Jakarta, Senin (17/11/2025). “Karena dibalik dari itu, tentu diharapkan kendaraan yang beroperasional mudah untuk diidentifikasi,” kata dia. Menurutnya, aksi menutupi pelat nomor bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi dikaitkan dengan tindak kejahatan. Ilustrasi Operasi Zebra Jaya. Sejumlah pemotor ditilang karena tak mengenakan helm saat melintas di depan Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (21/9/2023). Ia menyebut ada kecenderungan pelaku kriminal menggunakan kendaraan tanpa identitas untuk menghindari pelacakan. “Mohon maaf sekali bahwa kendaraan-kendaraan yang tidak dilengkapi dengan TNKB, ini biasanya, ya mohon maaf, biasanya banyak dilakukan oleh para pelaku-pelaku kejahatan. Pelaku begal, jambret dan lain sebagainya, biasanya menutupi diri dengan tidak melengkapi kendaranya dengan TNKB,” ucap Komarudin. “Sehingga sulit untuk diidentifikasi oleh siapa saja, baik oleh petugas maupun masyarakat yang berada di TKP,” kata dia. Merasa Dipersulit Tilang Elektronik, Pengendara Motor Tutup Pelat Nomor Karena itu, pihak kepolisian meminta kesadaran penuh dari masyarakat agar tidak memodifikasi, menutup, atau menghalangi pelat nomor dengan alasan apa pun. Identitas kendaraan yang terbaca jelas bukan sekadar kebutuhan administratif, tetapi juga berkaitan dengan keamanan publik. “Ini yang kita hindarkan. Kita harapkan, ini kesadaran bersama bahwa setiap kendaraan yang beroperasi di jalan, tentu identitasnya harus mudah dilihat oleh seluruh masyarakat dan tentunya juga oleh petugas,” ujarnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.