Chery mulai membuka detail terbaru mengenai iCAR V27 Long-Range Edition yang akan meluncur di China pada 30 September 2026. SUV bongsor dengan desain boxy tersebut mendapatkan peningkatan kapasitas baterai yang cukup signifikan. iCAR V27 Long-Range Edition dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 51,2 kWh yang dipasok oleh CATL. Dengan baterai tersebut, iCAR V27 mampu menempuh jarak hingga 300 km dalam mode listrik murni berdasarkan pengujian CLTC. Jika dikonversikan ke standar WLTP, jarak tempuh tersebut berada di kisaran 215 km. Sebagai pembanding, iCAR V27 yang saat ini dipasarkan, termasuk yang dikenalkan di Indonesia pada ajang Gaikindo Intentational Auto Show (GIIAS) 2026, menggunakan baterai 34,3 kWh. Varian penggerak roda belakang (RWD) memiliki jarak tempuh listrik 210 km CLTC atau sekitar 150 km WLTP. Sementara varian penggerak semua roda (AWD) mampu menempuh 200 km CLTC atau sekitar 145 km WLTP. Baterai Lebih Besar, Pengisian Makin Cepat Mengutip Carnewschina, Selasa (28/9/2026), kapasitas baterai baru sebesar 51,2 kWh meningkat 49,3 persen dibandingkan baterai 34,3 kWh yang digunakan pada model saat ini. Peningkatan tersebut membuat jarak tempuh listrik bertambah sekitar 90 hingga 100 km dibandingkan varian yang sudah dijual. Tak hanya jarak tempuh, kemampuan pengisian daya juga ikut ditingkatkan. Chery menyebut baterai tersebut dapat diisi menggunakan fast charging DC dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 17 menit. Kemampuan vehicle-to-load (V2L) juga meningkat dari sebelumnya 3,3 kW menjadi 6,0 kW. Artinya, daya dari baterai mobil bisa digunakan untuk menyuplai perangkat elektronik dari luar kendaraan dengan kemampuan yang lebih besar. iCAR V27 Tetap Pakai Sistem REEV Meski mendapatkan baterai baru, sistem penggerak iCAR V27 Long-Range Edition tetap menggunakan teknologi range-extended electric vehicle (REEV). Sistem tersebut mengandalkan dua motor listrik dengan penggerak semua roda (AWD), yang menghasilkan tenaga 335 kW atau 449 hp.