Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia semakin pesat. Pilihan model terus bertambah, begitu pula jaringan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Meski demikian, masih ada satu tantangan yang kerap menjadi pertimbangan calon konsumen, yakni range anxiety atau kekhawatiran kehabisan daya baterai di tengah perjalanan. iCar V27 Berbagai pabrikan mencoba menawarkan solusi atas persoalan tersebut. Salah satunya melalui teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV) yang diperkenalkan iCAR Indonesia lewat V27 pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Cara Kerja REEV Berbeda dari mobil hybrid konvensional, sistem REEV pada iCAR V27 tetap menggunakan motor listrik sebagai satu-satunya penggerak roda. Mesin bensin 1.500 cc turbo yang dibawanya tidak berfungsi menyalurkan tenaga ke roda, melainkan hanya menghasilkan listrik ketika kapasitas baterai mulai berkurang. Dengan konsep tersebut, karakter berkendara tetap menyerupai kendaraan listrik murni, mulai dari akselerasi yang instan, respons pedal yang halus, hingga kabin yang relatif senyap. iCar V27 REEV Resmi Hadir di Indonesia Product Planning Manager iCAR Indonesia Tommy Hermansyah mengatakan, sistem tersebut dirancang agar pengalaman berkendara tidak berubah meski kendaraan memiliki mesin bensin. "Roda selalu digerakkan motor listrik sehingga pengalaman berkendaranya tetap terasa halus, responsif, dan senyap layaknya kendaraan listrik murni. Mesin range extender bekerja menghasilkan energi ketika dibutuhkan sehingga pengguna dapat melakukan perjalanan lebih jauh tanpa terus mengkhawatirkan sisa daya baterai," kata Tommy di ICE BSD, Tangerang, Kamis (30/7/2026). Secara teori, konsep ini juga membuat pengguna tidak sepenuhnya bergantung pada SPKLU ketika melakukan perjalanan jarak jauh. Saat baterai mulai menipis, mesin akan menyala secara otomatis untuk memasok listrik ke baterai sehingga kendaraan tetap bergerak menggunakan motor listrik. iCAR mengeklaim kombinasi baterai dan tangki bahan bakar berkapasitas 60 liter membuat V27 mampu menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer berdasarkan pengujian CLTC. Untuk penggunaan harian, mobil ini juga diklaim dapat melaju sekitar 200 kilometer hanya menggunakan tenaga baterai. iCar V27 REEV Hadir di Indonesia Menyesuaikan Kebutuhan Pasar Indonesia Meski sudah diperkenalkan di GIIAS 2026, unit yang dipamerkan masih merupakan versi global dengan konfigurasi setir kiri. Sebelum dipasarkan di Indonesia, iCAR masih membuka ruang untuk menyesuaikan sejumlah spesifikasi berdasarkan masukan konsumen. Head of Marketing iCAR Indonesia Metta Yunita mengatakan, sekitar 90 persen spesifikasi kendaraan yang dipamerkan akan dipertahankan. Namun, beberapa detail masih akan disesuaikan setelah perusahaan mengumpulkan masukan selama pameran berlangsung. iCAR V27 dengan teknologi REEV "Kami sekalian melakukan survei dan menerima masukan dari konsumen. Kurang lebih 90 persen spesifikasi akan sama seperti yang ditampilkan sekarang, tetapi beberapa detail akan kami finalisasi sebelum peluncuran," kata Metta. Menurut dia, pendekatan tersebut dilakukan agar spesifikasi kendaraan lebih sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia, termasuk pilihan warna dan beberapa fitur pendukung. Selain sistem REEV, V27 juga dibekali penggerak Three-Motor True Electric AWD, sembilan mode berkendara, serta Wade Mode yang diklaim memungkinkan kendaraan melintasi genangan hingga kedalaman 600 mm. Teknologi REEV sendiri bukanlah hal baru di industri otomotif global. Namun, di Indonesia pendekatan ini dapat menjadi salah satu alternatif dalam masa transisi menuju elektrifikasi penuh. Di satu sisi pengguna tetap memperoleh pengalaman berkendara layaknya mobil listrik, sementara di sisi lain masih memiliki sumber energi cadangan ketika harus melakukan perjalanan jarak jauh.