Auto2000 sebagai jaringan resmi Toyota di Indonesia menegaskan strategi pemisahan fokus produk antara Toyota Veloz dan Avanza. Ke depan, Veloz akan lebih diarahkan sebagai model berteknologi hybrid, sementara Avanza tetap mengandalkan mesin konvensional atau internal combustion engine (ICE). Chief Executive Officer (CEO) Auto2000, Anton Jimmi Suwandy, mengatakan, langkah tersebut dilakukan agar masing-masing model memiliki positioning yang lebih jelas di mata konsumen. “Veloz sekarang kita fokuskan ke hybrid. Untuk yang Avanza nanti, untuk ICE. Jadi supaya lebih fokus juga,” kata Anton, saya ditemui di Jakarta Barat, Rabu (4/2/2026). Menurut Anton, meski secara bentuk sama-sama berada di segmen MPV tujuh penumpang, karakter dan target pasar Veloz dan Avanza sebenarnya berbeda. Veloz diposisikan sedikit lebih tinggi dibandingkan Avanza, dengan pendekatan yang lebih mengarah ke gaya hidup. Interior Toyota Veloz Hybrid “Segmennya Veloz agak beda dengan Avanza. Dengan Veloz segmennya lebih lifestyle, sedikit lebih tinggi segmennya,” ujar Anton. Dengan karakter tersebut, teknologi hybrid dinilai lebih cocok diterapkan pada Veloz. Selain menawarkan efisiensi bahan bakar, sistem hybrid juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih halus dan modern, sejalan dengan ekspektasi konsumen di segmen tersebut. Anton menambahkan, momentum kehadiran Veloz hybrid juga dinilai tepat dengan kondisi pasar saat ini, di mana konsumen mulai lebih terbuka terhadap kendaraan elektrifikasi. “Jadi cukup pas dan saya rasa era-nya zaman sekarang sangat pas dengan yang hybrid,” ucapnya. Sementara itu, Avanza tetap dipertahankan sebagai MPV bermesin konvensional karena masih menyasar konsumen yang mengutamakan kepraktisan, harga yang kompetitif, serta kemudahan perawatan. Dengan strategi ini, Auto2000 berharap masing-masing model bisa bermain optimal di segmennya, tanpa saling tumpang tindih, sekaligus mengikuti arah perkembangan teknologi otomotif di Indonesia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang