Mengemudi saat hujan membutuhkan kewaspadaan ekstra, terutama ketika jarak pandang menjadi terbatas akibat intensitas hujan yang tinggi. Air hujan, kabut, hingga pantulan cahaya dari kendaraan lain kerap membuat visibilitas menurun drastis. Dampaknya, membuat risiko kecelakaan pun meningkat. Kondisi ini bisa semakin berbahaya karena kemampuan mata pengemudi untuk menangkap objek di depan menjadi terbatas, terutama saat hujan lebat disertai kabut atau pantulan cahaya dari kendaraan lain. Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant mengatakan, saat cuaca buruk umumnya visibilitas pengemudi jadi terbatas, apalagi jika ditambah dengan kaca film yang gelap. Tips mengemudi dalam kondisi hujan deras. “Jika sudah mengganggu lebih dari 40 persen segera cari tempat berhenti yang aman. Jika masih mampu dan urgent, maka mengemudilah dengan hati-hati,” kata Sony kepada Kompas.com, belum lama ini. Selain itu, Sony juga menyarankan pengemudi untuk mengurangi kecepatan sesuai dengan tingkat visibilitas. Pastikan jarak pandang mata minimal 10–15 meter, serta jaga jarak aman dengan kendaraan lain agar memiliki cukup waktu dan ruang untuk bereaksi terhadap kondisi atau kejadian tak terduga. Secara terpisah, Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving and Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, saat hujan lebat visibilitas akan berkurang. Dalam kondisi tersebut, pengendara wajib menurunkan kecepatan. “Saat mengemudi pada hujan deras dan visibilitas berkurang yang harus dilakukan adalah turunkan kecepatan, minimal 10 km dari kecepatan normal,” kata Jusri. Jusri menjelaskan, hal ini perlu dilakukan karena untuk memperbaiki kondisi normal sehingga jarak pandang kita masih mampu membuat kendaraan berhenti. Dengan menyesuaikan kecepatan, menjaga jarak pandang dan jarak aman, serta memahami batas kemampuan melihat saat hujan, pengemudi dapat meminimalkan risiko kecelakaan. Kewaspadaan dan pengambilan keputusan yang tepat menjadi kunci agar aktivitas mengemudi tetap aman meski dilakukan dalam kondisi hujan dengan jarak pandang terbatas. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang