Spesifikasi bahan bakar (BBM) seharusnya disesuaikan dengan mesin motor. Namun, dalam kondisi tertentu, ada kalanya jenis BBM yang biasa digunakan sedang langka, sehingga mau tidak mau harus melakukan upgrade ke RON yang lebih tinggi atau menggunakan merek lain. Biasanya, spesifikasi BBM yang tepat dapat mengacu pada rasio kompresi mesin. Pengendara mengisi BBM di SPBU Shell di Jalan Daan Mogot, Jakarta, Rabu (17/9/2025). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan SPBU swasta yang kehabisan stok BBM dapat menjalin kerja sama pasokan dengan PT Pertamina (Persero) melalui skema business-to-business (B2B) tanpa menambah biaya baru. Misalnya, untuk mesin dengan kompresi 10:1 sampai 11:1, idealnya menggunakan RON 92. Jika menggunakan BBM dengan RON yang lebih rendah atau lebih tinggi, akan ada efek samping yang mungkin terjadi. Victor Assani, 2W Service Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjelaskan bahwa rekomendasi spesifikasi BBM berdasarkan rasio kompresi dilakukan untuk mendapatkan performa optimal dan dapat memperpanjang usia komponen. Kalau tidak sesuai atau sering mengganti merek BBM, maka dapat berpengaruh pada kesehatan mesin. "RON yang tidak sesuai akan berefek kepada pembakaran yang tidak sempurna. Sehingga yang pertama terasa adalah konsumsi BBM meningkat (semakin boros)," kata Victor kepada Kompas.com, Senin (17/11/2025). Selain boros, sering mengganti BBM secara tidak langsung dapat merusak mesin. Ada potensi menimbulkan penumpukan endapan atau karbon di ruang mesin. "Penumpukan karbon terjadi misalnya jika ada zat tertentu yang malah jadi berlebihan konsentrasinya. Atau sebaliknya, sehingga sisa pembakaran akan lebih banyak menghasilkan karbon atau emisi," kata Victor. Paling aman, Victor menyarankan agar motor menggunakan BBM dengan RON yang sesuai spesifikasi. Selain itu, untuk menghindari penimbunan kerak karbon, sebaiknya gunakan satu jenis BBM saja dan jangan sering mengganti. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.