Penggunaan oli mesin palsu atau kw masih sering terjadi karena harga yang lebih murah di pasaran. Padahal, dampaknya bisa langsung terasa pada performa hingga umur mesin. Oli yang tidak sesuai spesifikasi membuat proses pelumasan tidak berjalan optimal. “Kalau pakai oli kw, itu kerja oli nggak maksimal, jadi gesekan di mesin lebih tinggi,” ujar DinDin Alamsyah, pemilik bengkel Baraya spesialis turun mesin di Lembang, Bandung Barat. Akibatnya, suhu mesin bisa meningkat karena gesekan antar komponen tidak teredam dengan baik. Kondisi ini berpotensi memicu overheat saat mobil digunakan dalam waktu lama. Selain itu, oli palsu juga cenderung tidak stabil secara kualitas. Dalam beberapa kasus, oli bisa menggumpal dan tidak mampu melindungi komponen mesin.