Mobil hybrid memiliki dua sumber tenaga, yakni mesin bakar dan motor listrik. Keduanya bekerja bergantian, atau bersamaan demi mencapai efisiensi dan performa yang optimal. Maka dari itu, mobil hybrid harus dirawat dengan baik agar performa tetap prima. Khususnya mesin bakar harus diperhatikan, mengingat dia berperan sebagai sumber tenaga dan generator. Sujaka, Area Manager Area 3 dan Branch Manager Nasmoco Slamet Riyadi Solo mengatakan, mobil hybrid membutuhkan perawatan mesin bakar, seperti pada mobil konvensional. Tampilan konsumsi BBM rata-rata mobil hybrid “Perawatan seperti ganti oli, busi, filter udara masih sama dengan mobil konvensional, mengabaikan perawatannya juga berdampak pada penurunan performa,” ucap Jaka kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Hanya saja, mobil hybrid punya dua sumber tenaga, sehingga penurunan performa mesin tidak langsung terasa pada kondisi tertentu, seperti saat mobil melaju pelan atau masuk mode EV. Muchlis, pemilik bengkel Spesialis Toyota - Mitsubishi, Garasi Auto Service Sukoharjo mengatakan, penurunan performa mesin pada mobil hybrid bakal membuat tenaga totalnya menurun. “Misal salah satu busi mati, maka ketika sistem hybrid aktif, mesin bakar dan motor listrik bekerja, akan terasa ada getaran atau brebet, sama seperti pada mobil konvensional,” ucap Muchlis kepada KOMPAS.com, Selasa (20/1/2026). Mesin bakar pada mobil hybrid juga bisa mati total, misalkan jumlah busi yang mati sampai 3 unit. Maka mesin tidak akan mampu menyala. “Oleh sistem, kondisi mesin bakar yang mogok tersebut akan diartikan sebagai masalah mayor, sehingga mobil tak bisa dioperasikan, karena sistem membaca adanya masalah,” ucap Muchlis. Meski mobil bisa mengandalkan mode EV untuk beberapa saat sampai baterai terpakai habis, sistem tidak akan melakukan hal tersebut. Tapi, sistem akan membaca kondisi tersebut sebagai masalah utama sehingga mobil tak bisa dinyalakan. Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid GIIAS 2025 "Bagaimana pun, peran mesin bakar cukup krusial untuk menunjang performa sistem hybrid, seperti menggerakkan roda, dan mengisi baterai, tanpa itu sistem tak mau jalan," ucap Muchlis. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang