— Insiden tak menyenangkan menimpa pemilik mobil Lexus pada 28 Agustus 2026 lalu. Kejadian tersebut mendadak ramai jadi perbincangan publik setelah diunggah oleh akun Instagram milik influencer @onebigbite, yang memperlihatkan air kotor mengguyur bodi kendaraan saat terparkir di area Lexus Exclusive Parking di mall PIK Avenue. Dari data yang dihimpun sejauh ini, terdapat tiga unit Lexus yang terkena dampak tumpahan air kotor tersebut, terdiri dari dua unit Lexus RX dan satu unit Lexus LM. Atap parkiran yang bocor membuat air kotor menetes deras tepat mengenai deretan mobil mewah yang sedang memanfaatkan fasilitas parkir khusus tersebut. Meski video unggahan tersebut kini sudah tidak lagi dapat diakses, respons cepat dan tak biasa dari pabrikan premium asal Jepang ini justru mencuri perhatian publik. Lexus Exclusive Parking Privilege di East Mall Grand Indonesia Respons Lexus Indonesia General Manager Lexus Indonesia, Ima Nurbani Rahmah, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa konsumennya di area fasilitas publik tersebut. Menurut Ima, ketumpahan air kotor merupakan musibah tak terduga yang bisa terjadi pada siapa saja. "Kalau buat kita yang penting pertama kan kita prihatin ya buat customer-nya, enggak ada juga yang ingin kejadian seperti itu," ujar Ima saat menceritakan respons awal Lexus Indonesia menyikapi insiden di PIK Avenue, Jakarta Utara, Kamis (17/09/2026). Mengingat para konsumen tengah memanfaatkan fasilitas privilege parking resmi Lexus, pihak pabrikan merasa perlu mengambil inisiatif proaktif untuk langsung mengontak pemilik kendaraan yang terdampak tanpa menunggu keluhan resmi. "Memang itu kan namanya apes di mana aja kan ya, tapi karena itu customer kita, jadi kita pasti coba cek apa yang bisa dibutuhkan, apa yang bisa di support," kata Ima. Detailing dan Apresiasi Konsumen Sebagai bentuk dukungan konkret, tim Lexus Indonesia mengontak para pemilik kendaraan secara personal untuk menawarkan bantuan pembersihan bodi menyeluruh hingga detailing tanpa dipungut biaya. Langkah ini diambil untuk memastikan bekas noda hingga potensi bau tak sedap hilang secara sempurna. "Kemarin pasti kita coba kontak ke customer-nya, termasuk mobilnya apa yang bisa kita support. Kemarin kendaraannya kita support untuk dibersihkan dan detailing juga," tutur Ima. Penjadwalan detailing disesuaikan sepenuhnya dengan waktu luang (availability) pemilik kendaraan. Langkah tanggap ini direspons positif oleh pemilik kendaraan yang mengaku terkejut karena tidak menyangka agen pemegang merek (APM) akan turun tangan langsung mengurus musibah yang terjadi di area publik mall. "Customernya sih cukup appreciate ya, karena mereka enggak nyangka juga sampai kita kontak dan sebagainya. Cuman buat kita yang penting customer-nya bisa sedikit merasa lebih baik lah," ungkap Ima.