Salah satu pebalap yang diantisipasi oleh banyak orang di MotoGP adalah Toprak Razgatlioglu. Tiga kali juara dunia World Superbike (WorldSBK) ini masih belum bisa tampil kompetitif. Pada sesi tes resmi di Sirkuit Buriram, Thailand, belum lama ini, Toprak hanya bisa bertahan di posisi ke-21 alias kedua dari bawah. Dia kesulitan untuk menggali potensi Yamaha M1 bermesin V4. Dikutip dari Crash.net, Selasa (24/2/2026), Toprak mengakui dirinya belum percaya diri menggunakan ban depan Michelin. Untuk diketahui, selama balapan di WorldSBK, Toprak menggunakan ban Pirelli. Toprak Razgatlioglu saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram, Thailand Untuk bisa memahami motornya dengan baik, Toprak dibantu oleh rekan setimnya, Jack Miller. Dia membalap di belakang Miller selama beberapa putaran. “Ketika saya mengikuti Jack, saya terkejut, karena saya kehilangan banyak waktu di tikungan pertama, secara umum di sektor pertama. Saya selalu mengendarai motor dengan sedikit lebih tenang, saya tidak percaya pada ban depan,” ujar Toprak. “Saat pengereman, semuanya baik-baik saja, tapi saat saya miring, saya tidak tahu batasnya. Saat saya melihat Jack di tikungan pertama, dia miring sangat dalam. Pertama, saya menunggu dia jatuh, dan setelah itu, saat saya melihat dia berbelok, saya juga terkejut,” kata pebalap Pramac Yamaha tersebut. Toprak Razgatlioglu saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram, Thailand “Saya sudah berusaha sekuat tenaga, saya mencatatkan waktu 1m30.7s, tapi saya masih terkejut. Biasanya, saya berkendara lebih tenang di tikungan itu, dan di tikungan lain saya juga melakukan hal yang serupa.” Toprak menambahkan bahwa dia belum pernah terjatuh, dan mungkin dia perlu terjatuh agar bisa lebih memahami batas ban depan. “Saya selalu memikirkan tikungan demi tikungan, berusaha sebaik mungkin, tapi catatan putaran waktu tidak kunjung membaik dan saya selalu merasa sedih. Tapi saya tahu ini karena saat pindah ke MotoGP, saya menyadari dengan jelas bahwa ban dan motor akan sangat berbeda, dan saya perlu beradaptasi dengan ini," ujar Toprak. “Tapi saya masih belum benar-benar beradaptasi, terutama dengan ban depan. Saat mengerem, saya bisa melakukan pengereman keras, tapi saat saya miring, saya tidak benar-benar percaya pada ban depan karena pebalap lain miring sepenuhnya dan motor berbelok, sementara saya miring dan hanya menunggu karena saya sudah menunggu ban depan tergelincir," kata Toprak. Toprak mengatakan, saat ini dirinya belum pernah terjatuh di MotoGP. Tapi, dia mengaku mungkin perlu lebih banyak terjatuh untuk memahami batasan pada ban depan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang