JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana impor kendaraan niaga buatan India sebagai unit operasional Koperasi Merah Putih terus menjadi pembicaraan. PT Agrinas Pangan Nusantara akan mendatangkan sekitar 105.000 unit kendaraan niaga dari India tersebut. Dua produsen yang menyuplai kebutuhan tersebut ialah Tata Motors dan Mahindra & Mahindra. Dari jumlah tersebut, Tata Motors disebut akan memasok sekitar 70.000 unit, yang terdiri dari pikap Yodha serta truk ringan Ultra T.7 Light Truck dengan komposisi seimbang. Wibowo Santoso, Supply Chain and Marketing Communication (SCMC) Division Head PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) mengatakan, pada dasarnya Hino sangat mendukung program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui koperasi Merah Putih. Sebab menurutnya program ini sangat baik untuk Tanah Air. Bahkan, Hino sempat ikut berpartisipasi pada proses tender pengadaan kendaraan niaga untuk Koperasi Merah Putih. “Pada proses tender Koperasi Merah Putih ini Hino sudah dilibatkan juga namun mengenai hasilnya berapa unit itu semuanya disesuaikan kapasitas dan persiapan produksi dari masing-masing merek dan pada akhirnya pemerintah lah yang memutuskan hasilnya,” katanya kepada Kompas.com, Selasa (24/2/2026). Wibowo juga mengatakan, mengenai polemik impor kendaraan dari India, khususnya untuk truk kecil atau Light Duty Truck (LDT) pada dasarnya itu adalah wewenang dari pemerintah. Proses pembuatan truk Hino di PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) Akan tetapi, pihaknya juga berharap pemerintah bisa lebih memprioritaskan merek-merek yang sudah berproduksi secara lokal di Indonesia yang mana hal ini akan sangat membantu perekonomian Indonesia. “Karena kita tahu bahwa produk kita memiliki tingkat komponen dalam negeri lebih dari 40 persen. Dengan kata lain produksi kami akan sangat berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja dan perekonomian di Indonesia demikian juga untuk vendor-vendor supplier kami,” katanya. Sebagai informasi, Hino 300 Series masih menjadi andalan Hino untuk segmen LDT di Indonesia. Hino 300 Series telah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian dengan nilai di atas 40 persen. Hino 300 Series 136 MDRL meluncur di GIIAS 2025 Selain itu, Hino 300 Series juga menggunakan mesin berstandar Euro 4 dengan komponen lokal dan dirakit di Indonesia. Maka dari itu, Wibowo menegaskan bila pihaknya sangat terbuka bila diberikan kesempatan untuk berdiskusi kembali dengan pemerintah mengenai pengadaan kendaraan niaga sebagai kebutuhan Koperasi Merah Putih. “Mungkin harapan kami bisa berdiskusi kembali mengenai schedule delivery yang bisa diberikan oleh pemerintah. Sehingga kami para produsen lokal bisa mempersiapkan produksi secara lebih matang dan memenuhi kebutuhan proyek ini,” kata Wibowo. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang