RMA Indonesia, Agen Pemegang Merek (APM) Mahindra di Indonesia, menegaskan tidak ada urusan dengan PT Agrinas Pangan Nusantara, yang mengimpor 35.000 unit pikap Mahindra Scorpio dari India. Roelof Lamberts, Direktur Regional RMA Indonesia, mengatakan, pihaknya tidak terlibat dalam transaksi yang dilakukan oleh Agrinas dengan Mahindra & Mahindra Ltd. Maka itu, dia tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh. "Jadi, kami bukan bagian dari transaksi ini yang melibatkan impor dan distribusi Mahindra Scorpio pikap di Indonesia," ujar Roelof di Jakarta, Kamis (5/3/2026). Roelof menambahkan, transaksi tersebut dilakukan langsung oleh Agrinas dengan prinsipal alias Mahindra & Mahindra Ltd. Mahindra Scorpio Pikup Untuk diketahui, RMA Indonesia menjadi APM Mahindra di Tanah Air sejak Oktober 2019. Saat itu, model yang pertama kali diperkenalkan adalah Scorpio pikap. Sayangnya, karena bukan anggota dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), maka data penjualannya tidak tercatat hingga saat ini. Wilda Bachtiar, General Manager Mahindra RMA Indonesia, menegaskan, Agrinas berurusan langsung dengan Mahindra India untuk mengimpor Scorpio pikap sebanyak 35.000 unit. Pikap Mahindra Pasalnya, jatah impor yang dimiliki RMA Indonesia hanya ribuan unit. "Kalau kuota konfirmasi berapanya kan mereka langsung ke Mahindra. Kalau di kita kan per negara kita ada jatahnya. Kalau maksimalnya, kurang lebih 3.000-an (unit)," ujar Wilda. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang