Fabio Quartararo kembali mengeluhkan soal performa motor Yamaha M1 terbaru yang menggendong mesin V4. Kata Quartararo, M1 terbaru itu masih mempunyai banyak kekurangan."Tentu saja, saya tidak bisa mengatakan saya percaya diri, karena kita melihat betapa banyak kita menderita. Kita melihat, bahwa catatan waktu putaran kita tidak terlalu bagus," kata Quartararo sebelum meninggalkan Sirkuit Sepang, Malaysia, setelah menjalani tes shakedown MotoGP 2026, seperti dikutip dari Crash."Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah melakukan hal terbaik, mencoba buat balapan dengan kemampuan maksimal saya dan apa pun posisinya, mencoba buat memberikan yang terbaik," tambah pebalap berjuluk El Diablo. Pebalap Prancis itu telah menghabiskan seluruh karier MotoGP-nya dengan mesin Yamaha Inline4. Tapi dia membantah bahwa dia membutuhkan lebih banyak waktu buat beradaptasi dengan karakter V4. Secara tegas Quartararo bilang mesin V4 Yamaha tidak bekerja dengan baik seperti mesin V4 pabrikan lainnya."Saya langsung merasakan di mana saya perlu berubah, di mana saya perlu beradaptasi dengan cara yang berbeda. Tetapi saya pikir V4 kami juga tidak sepenuhnya sama dengan (V4 pabrikan) yang lain," katanya lagi."Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, terutama di aspek kemampuan manuver, traksi, elektronik, cengkeraman, dan juga tenaga. Jadi, masih banyak hal yang perlu disesuaikan," tambahnya.Quartararo mengakui bahwa dirinya tidak memiliki cukup waktu di lintasan untuk memahami posisi Yamaha V4, dibandingkan dengan para pesaingnya, "Karena saya tidak melakukan cukup banyak putaran. Meski demikian, kami juga melihat betapa cepatnya mereka melaju hanya di hari pertama. Maksud saya, hanya dalam satu hari, kami melihat catatan waktu putaran, dan itu sangat cepat," ungkapnya."Jadi kita tahu di mana kita berada, kita tahu bahwa kita sangat jauh. Tetapi, kita harus menerimanya dan bekerja keras adalah satu-satunya hal yang dapat kita lakukan," tukas dia.Sebagai informasi, Quartararo akan kembali mengendarai V4 pada tes di Sirkuit Buriram, Thailand, tanggal 21-22 Februari.