Yamaha memutuskan beralih dari mesin inline-4 ke V4 pada MotoGP musim 2026. Keputusan ini bukan hanya supaya lebih kompetitif, tetapi rupanya juga merupakan investasi lanjutan. Yamaha mengakui langkah ini diambil sebagai respons atas perubahan regulasi teknis MotoGP yang akan berlaku mulai musim 2027. Yamaha YZR-M1 2026 Pada regulasi baru tersebut, MotoGP akan menggunakan mesin berkapasitas 850 cc. Selain itu, aturan aerodinamika juga diperketat, salah satunya dengan pengurangan lebar fairing depan hingga 50 mm. Perubahan inilah yang membuat Yamaha harus menyesuaikan arah pengembangan motornya sejak lebih awal. Meski secara aturan MotoGP tidak melarang penggunaan mesin inline-4, desain mesinnya dinilai tidak lagi ideal untuk memenuhi tuntutan aerodinamika di era baru. Yamaha YZR-M1 2026 Mesin 4-inline melebar ke samping, karena itu Yamaha memilih beralih ke mesin V4 pada musim terakhir era mesin 1.000 cc sebagai persiapan menuju 2027. Berkat aturan ini, Yamaha dan sebelumnya Suzuki pernah sukses meraih gelar juara MotoGP dengan mesin inline-4 meski harus mengubah cara bermain. Menurut bos Yamaha Racing, Paolo Pavesio, aturan aerodinamika terbaru membuat mesin inline-4 semakin sulit digunakan karena keterbatasan ruang untuk memasang wing atau sayap. “Dengan regulasi teknis baru, dengan keterbatasan aerodinamika, menggunakan mesin inline-4 tidak ada ruang untuk wing,” kata Pavesio dikutip dari Crash, Senin (2/2/2026). “Tidak tertulis di mana pun bahwa Anda harus menggunakan V4, tetapi dengan aturan seperti itu, hal tersebut menjadi wajib,” ujarnya. Augusto Fernandez SPA Yamaha Team Yamaha V4 MotoGP GP San Marino 2025 (circuit Misano) 12-14/09/2025 photo: Lukasz Swiderek? www.photoPSP.com? @photopsp_lukasz_swiderek? Kondisi ini membuat Yamaha mengubah strategi. Jika sebelumnya mesin V4 hanya menjadi opsi cadangan, kini justru menjadi fokus utama pengembangan. Yamaha memutuskan menggunakan mesin V4 pada musim 2026, yang menjadi tahun terakhir penggunaan mesin 1.000 cc di MotoGP. Pandangan tersebut sejalan dengan pernyataan Direktur Tim Monster Yamaha, Massimo Meregalli, yang menilai regulasi 2027 praktis hanya menyisakan satu pilihan konfigurasi mesin. “Dengan regulasi 2027 yang ditulis seperti sekarang, satu-satunya konfigurasi mesin yang memungkinkan adalah (konfigurasi) V," ujar Meregalli. “Itulah mengapa kami memajukan rencana satu tahun lebih awal, agar mulai memahami bagaimana membuat motor bekerja dengan mesin (V4) sebelum 2027.” KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang