Belum lama ini, Fabio Quartararo gencar dikabarkan akan pindah ke Yamaha musim depan. Kabar tersebut berkembang hingga menyebutkan Jorge Martin yang akan menggantikan Quartararo di Yamaha. Pada pertengahan musim 2025, Martin memang sempat berpikir akan pindah ke pabrikan lain. Namun, ketika cederanya sudah mulai pulih dan melihat Aprilia RS-GP bisa kompetitif di barisan terdepan, dia bertahan dan fokus untuk lebih baik di timnya. Martin merasa dirinya perlu untuk meluruskan kabar tersebut. Dia mengaku saat ini lebih fokus pada Aprilia, tapi timnya tetap memikirkan masa depan dirinya. Jorge Martin saat berlaga pada MotoGP Qatar 2025 “Lucunya, rumor-rumor sudah mulai beredar begitu awal. Sebagai penggemar, saya selalu ingat mencoba menganalisis pembalap mana yang akan pindah ke motor lain. Tapi yang bisa saya katakan, jika saya berada di tes ini, itu karena saya benar-benar ingin fokus pada Aprilia," ujar Martin, dikutip dari Crash.net, Rabu (4/2/2026). “Saya benar-benar ingin fokus pada musim 2026 dan membantu proyek ini berkembang sedikit lebih baik. Tentu saja, saya bisa mengatakan bahwa sebagian tim saya sedang bekerja untuk masa depan saya. Kita akan lihat apa yang akan terjadi di masa depan," kata Martin. Martin absen dari sesi tes resmi di Sirkuit Sepang, Malaysia, karena masih dalam proses penyembuhan dari operasi cederanya. Padahal, dia berharap operasi sudah bisa selesai di tahun 2025. Sehingga, dia bisa fokus pada penyembuhan dan mengikuti sesi tes. Jorge Martin mengalami kecelakaan fatal pada sprint race MotoGP Jepang 2025 Namun, dokternya memiliki rencana yang berbeda. Martin dijadwalkan untuk operasi pada minggu pertama 2026. Sehingga, dia terpaksa absen pada sesi tes resmi pertama ini. "Beberapa dokter merencanakan operasi pada minggu pertama tahun 2026, dan saya bilang tidak mungkin, kita harus melakukannya di tahun 2025. Saya ingin menyelesaikan tahun ini karena tahun ini benar-benar mimpi buruk,” ujar Martin. "Tapi akhirnya saya melihat cahaya, akhirnya saya akan bisa mencapai 100 persen kemampuan. Saya belum sampai di sana, tapi saya akan sampai. Tahun lalu, saya harus berjuang dengan banyak rasa sakit dan beberapa masalah di tubuh," kata Martin. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang