Motor listrik Polytron FOX R milik seorang pengemudi ojek online (ojol) mengalami kebakaran di kawasan Citra Garden 6, Jakarta Barat, beberapa hari lalu. Peristiwa tersebut sempat terekam dan diunggah di media sosial. Dalam video yang beredar, motor terlihat mengeluarkan asap putih dari area di balik jok sebelum kemudian muncul api. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung membantu memadamkan api. Penanganan cepat membuat kebakaran tidak meluas. Polytron Fox R Head of Group Product EV 2W Polytron Ilman Fachrian Fadly mengatakan, Polytron telah menindaklanjuti kejadian tersebut dengan menghubungi konsumen dan membawa unit motor ke service center untuk menjalani pemeriksaan. “Setelah kami teliti, kami bawa ke service center di KS Tubun (Polytron Jakarta Pusat), ternyata ada perubahan, ada modifikasi sistem kelistrikan,” ujar Ilman kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (19/9/2026). “Nah itu yang menyebabkan ada tegangan arus tinggi, yang tidak bisa kita hentikan karena dimodifikasi,” kata dia. Ilustrasi booth Polytron di pameran IMOS 2022 Polytron Periksa Motor yang Terbakar Polytron menyatakan turut prihatin atas insiden yang menimpa pengguna FOX R tersebut. Perusahaan mengatakan keselamatan dan keamanan pengguna menjadi prioritas. Berdasarkan pemeriksaan teknis, Polytron menyebut tidak menemukan indikasi kegagalan komponen, cacat suku cadang, maupun malfungsi sistem bawaan pabrik pada unit tersebut. Motor tersebut diketahui telah digunakan sejak November 2023 dan, menurut Polytron, selama ini beroperasi dalam kondisi yang baik. Polytron juga menegaskan FOX R aman digunakan selama pengoperasian dilakukan sesuai panduan resmi. Motor listrik Polytron FOX R di GIIAS Kebakaran Disebut akibat Modifikasi Kabel Dari hasil investigasi lanjutan, Polytron menyebut kebakaran dipicu modifikasi berupa penambahan kabel eksternal yang tidak sesuai dengan standar pabrik. Menurut perusahaan, modifikasi tersebut berdampak pada nonaktifnya fungsi safety cut-off pada kendaraan. Kondisi itu kemudian disebut memicu lonjakan arus tinggi hingga menyebabkan insiden. Meski demikian, Polytron menyatakan telah berdiskusi dengan konsumen untuk mencari solusi atas kejadian tersebut. “Kami juga sudah bertemu dengan orangnya, kami juga sudah jelaskan tidak boleh seperti itu. Kami juga sudah beri solusi sama-sama, dan motor sedang dalam perbaikan,” kata Ilman.