Polytron semakin serius memperluas lini kendaraan listriknya di Indonesia. Setelah mencatatkan penjualan ratusan unit mobil listrik sepanjang paruh kedua 2025, perusahaan ini memberi sinyal kuat akan menghadirkan model baru pada tahun ini. Rencana kehadiran produk baru pun mulai mengerucut ke segmen SUV, yang saat ini menjadi salah satu kelas paling diminati konsumen Indonesia. Hal ini terungkap dari siluet gambar yang ditampilkan layar presentasi pada acara Polytron di Jakarta (20/1/2026). Saat ditanya soal kemungkinan masuk kembali ke segmen SUV, Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, memberikan sinyal positif. Tidak hanya soal segmen, Polytron juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan berbagai produsen global. Selama ini, Polytron dikenal menjalin kemitraan dengan pabrikan asal China, namun untuk pengembangan produk ke depan, opsinya tidak terbatas pada satu negara saja. “Kita enggak cuma kerja sama dengan satu partner. Prinsipnya kita terbuka. Kerja sama nomor satu, mereka punya produk yang sesuai dengan Indonesia. Kedua, tujuannya sama. Mereka mau apa, kita mau apa,” kata Tekno di Jakarta, Selasa (20/1/2026). Polytron G3+ “Kalau sudah sejalan, baru bisa kerja sama. Kalau ada dari luar China juga kita terbuka, mungkin dari India. Kita enggak tahu,” ujarnya. Soal posisi produk baru tersebut, apakah akan berada di atas atau di bawah model yang sudah ada, Polytron masih memilih untuk menutup rapat detailnya. Saat ditanya mengenai posisi SUV listrik baru dibandingkan seri G3 dan G3+, Tekno hanya memberikan jawaban singkat. Polytron siapkan SUV listrik baru pada 2026 “Nanti ditunggu saja,” ucap Tekno. Namun, satu hal yang sudah dipastikan adalah skema produksi yang akan digunakan. Polytron menegaskan bahwa model baru tersebut akan langsung dirakit secara lokal dengan status CKD (Completely Knocked Down). “Langsung CKD. Dirakit lokal. Enggak mungkin balik ke CBU karena insentifnya sudah enggak ada,” kata Tekno. Polytron G3+ Berdasarkan data distribusi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil listrik Polytron tercatat 455 unit pada sepanjang tahun lalu. Angka tersebut berasal dari model G3+ sebanyak 282 unit dan G3 sebanyak 173 unit, dengan distribusi yang mulai berjalan sejak Juli 2025. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang