Penjualan motor listrik dari Polytron disebut tidak bergantung pada subsidi pemerintah. Pabrikan asal Kudus, Jawa Tengah itu memilih tetap memberikan potongan harga sendiri agar pasar tetap bergerak. Head of Group EV 2-Wheels Polytron Ilman Fachrian Fadly mengatakan, saat ini subsidi yang diberikan perusahaan masih berlaku tetapi nilainya disesuaikan setiap bulan. Polytron Fox 350 Resmi Meluncur “Ada tapi Rp 6,5 juta. Jadi subsidi Rp 6,5 juta mulai Maret ini sampai nanti kita lihat perkembangan per bulannya,” kata Ilman di Jakarta, Selasa (10/3/2026). Sebelumnya, potongan harga untuk Polytron Fox 350 sempat mencapai Rp 7 juta hingga Februari 2026. Mulai Maret, insentif tersebut menjadi Rp 6,5 juta. Ilman menjelaskan, setiap model mendapatkan besaran potongan harga yang berbeda. Fox 350 mendapat Rp 6,5 juta, Polytron Fox 200 tetap Rp 7 juta, sedangkan Polytron Fox 500 memperoleh diskon Rp 5 juta. Menurut dia, kebijakan tersebut mengikuti kondisi pasar setelah pemerintah menghentikan subsidi motor listrik baru sejak September 2024. “Kita mengikuti apa yang diatur oleh pemerintah. Sampai saat ini aturan dari pemerintah tidak mengeluarkan subsidi untuk motor listrik baru, jadi kita mengikuti saja,” ujar Ilman. Meski tanpa dukungan insentif pemerintah, Polytron mengeklaim penjualan motor listriknya masih relatif stabil. “Sejauh ini relatif stabil. Dari bulan kita meluncurkan Fox 350 segitu saja, fluktuasinya tidak signifikan,” kata Ilman. Sejak November 2024 sampai awal Maret 2026, penjualan Fox 350 dikatakan sudah hampir 10.000 unit. Model terbaru ini menggeser Fox R menjadi tulang punggung penjualan Fox Series. Berkat subsidi mandiri, harga Fox 350 di Rp 16 juta, Fox 200 di Rp 11,5 juta, dan Fox 500 Rp 38,1 juta. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang