PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengakui bahwa jalanan berlubang saat ini masih menjadi masalah serius di sejumlah ruas jalan tol. Atas kondisi tersebut, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan dan berjanji akan menyelesaikan perbaikan dalam waktu dekat. “Kami meminta maaf apabila ada ketidaknyamanan karena lubang di jalan tol. Tapi itu terjadi di seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), artinya di seluruh ruas jalan tol, bukan hanya Jasa Marga," kata dia di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (9/2/2026). Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (9/2/2026). Penyebab kerusakan jalan "Ini karena hujan yang cukup panjang dan beban kendaraan di luar yang semestinya. Makanya ada isu ODOL (Over Dimension and Overloading). Bukan karena kualitasnya, tetapi memang bebannya,” tambahnya. Menurut Rivan, perbaikan mulai dilakukan sejak kerusakan meningkat akibat hujan yang terjadi hampir dua pekan berturut-turut. “Ketika kemarin marak lubang karena hujan hampir dua minggu, kami sudah mulai melakukan penanganan,” kata dia. Dalam proses penanganan, Jasa Marga menerapkan dua skema perbaikan sesuai tingkat kerusakan. Untuk kerusakan ringan dilakukan penambalan cepat, sementara untuk kerusakan berat dilakukan pelapisan ulang atau overlay. Arus lalu lintas di ruas jalan tol Jakarta - Cikampek Km 59 pada Selasa (22/12/2025) siang. “Ada perbaikan minor yang bisa langsung kami tanggulangi, dan ada yang harus menggunakan overlay,” ujar Rivan. Saat ini, sekitar 60 persen titik kerusakan telah diperbaiki. Perseroan menargetkan kondisi jalan tol terus membaik dalam waktu dekat. Target perbaikan jalan “Kami targetkan minggu depan atau mulai bulan puasa, jumlah lubang sudah mengecil. Kalau tidak cepat diperbaiki, ini akan terus bertambah,” katanya. Rivan menambahkan, perbaikan diprioritaskan di ruas-ruas yang berpotensi mengalami kepadatan menjelang arus mudik. “Kami prioritaskan jalur-jalur yang berpotensi padat,” ujarnya. Ia memastikan, seluruh ruas tol akan berada dalam kondisi optimal saat memasuki periode mudik Lebaran 2026 mendatang. “Menjelang mudik, kami pastikan semua jalan sudah berfungsi dengan baik untuk masyarakat,” kata Rivan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang