Ruas Jalan Pantura Semarang–Demak, Jawa Tengah, mulai menjalani peninggian badan jalan dan preservasi nasional pada Januari hingga April 2026. Selama proses pengerjaan, proyek ini berpotensi memicu kemacetan dan berdampak langsung pada pengendara mobil maupun sepeda motor yang melintas di jalur tersebut, terutama pada jam-jam sibuk. Pekerjaan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan ketahanan jalan terhadap genangan air serta beban lalu lintas kendaraan berat yang selama ini kerap menyebabkan kerusakan jalan dan gangguan mobilitas. Alat berat berada di jalan di Pantura Demak menuju arah Semarang, Jumat (26/12/2025). Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 Provinsi Jawa Tengah, Iwan Susanto, mengatakan, proyek tersebut bertujuan meningkatkan ketahanan jalan terhadap genangan air dan beban kendaraan yang tinggi. “Untuk ketahanannya terhadap genangan dan beban lalu lintas,” kata Iwan dikutip dari Kompas.com, Minggu (4/1/2026). Iwan mengatakan, pengerjaan preservasi Jalan Batas Kota Semarang – Demak – Trengguli – Jepara hingga batas Kabupaten Kudus akan segera dilaksanakan. “Perkerasan beton yang dilaksanakan pada periode Januari 2026 hingga April 2026,” ujarnya. Khusus ruas Jalan Kaligawe KM 3+450 hingga KM 4+650 atau di kawasan Terminal Terboyo, penanganan dilakukan melalui peninggian badan jalan. Untuk menghindari kemacetan di jalur tersebut, warga bisa memanfaatkan jalur alternatif. Pengendara dari arah Semarang menuju Demak atau sebaliknya disarankan melalui Jalan Wolter Monginsidi, berbelok ke kiri ke arah Jalan Banjardowo, lalu melaju ke Bulusari, Onggorawe, hingga masuk ke wilayah Demak. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang