Kerusakan jalan berupa lubang dan permukaan yang mengelupas semakin banyak ditemukan di sejumlah ruas jalan utama di DKI Jakarta. Kondisi ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang terus mengguyur Ibu Kota dalam beberapa waktu terakhir. Selain mengganggu kenyamanan, jalan berlubang juga menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengendara, terutama pengendara sepeda motor yang rentan terjatuh saat melintas di jalan rusak atau tergenang air. Melihat situasi tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Dinas Bina Marga untuk segera melakukan perbaikan tanpa harus menunggu musim hujan berakhir. "Karena kondisi curah hujan yang masih tinggi, yang awalnya pembangunan jalan itu menunggu sampai dengan curah hujan yang berkurang, tetapi tadi diputuskan akhirnya karena beberapa jalan sudah mulai berlubang, perlu penanganan," ujar Pramono, dalam keterangan tertulis, Kamis (29/1/2026). Pemprov DKI menegaskan bahwa perbaikan jalan tidak hanya difokuskan pada jalan protokol atau ruas utama, tetapi juga mencakup seluruh jalan di bawah kewenangan provinsi, termasuk titik-titik rawan banjir yang kerap mengalami kerusakan lebih cepat. "Sehingga Dinas Bina Marga disetujui untuk segera melakukan penanganan menambal ataupun membuat memperbaiki jalan-jalan yang ada di Jakarta," kata Pramono. Kondisi jalan HM Joyo Martono Bekasi di Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, terlihat rusak parah dan terdapat banyak lobang. Selasa (27/1/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat jalan berlubang yang jumlahnya terus bertambah selama musim penghujan. Selain penanganan darurat, Pramono juga meminta agar perawatan jalan dilakukan secara rutin sehingga kerusakan tidak terus berulang. Selama proses perbaikan sementara berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap waspada ketika berkendara, terutama saat hujan deras karena lubang jalan sering kali tertutup genangan air. "Pemerintah Jakarta berkali-kali juga sudah menyampaikan untuk semuanya berhati-hati. Karena memang harus diakui karena curah hujan yang sangat tinggi sekarang ini memang ada beberapa tempat berlubang," ucap Pramono. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang