Video petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) mengevakuasi seekor ular dari sepeda motor milik seorang perempuan viral di media sosial. Rekaman tersebut diunggah oleh akun Instagram Jakartavox. Dalam video terlihat seekor ular masuk dan bersembunyi di bagian komstir sepeda motor. Beruntung, ular tersebut berhasil dievakuasi dengan aman oleh petugas Damkar. Ular yang masuk ke dalam sepeda motor matik itu berukuran kecil. Meski demikian, kejadian tersebut tetap membuat panik, sebab hewan melata itu masuk melalui celah-celah sempit pada kendaraan. Aktivitas Ular Founder & Lead Instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, mengatakan bahwa musim hujan kerap beriringan dengan meningkatnya aktivitas ular, termasuk masa penetasan telur. Namun, Jusri menegaskan bahwa kemunculan ular tidak terjadi sepanjang tahun dan tidak merata di semua wilayah. Ular yang bersembunyi pada dasbor motor Kejadian ular masuk ke kendaraan biasanya lebih sering terjadi di kawasan tertentu yang masih memiliki habitat alami ular. “Sebagai informasi, musim ular itu tidak terjadi setiap hari. Dalam satu tahun biasanya muncul pada periode tertentu, terutama di daerah-daerah baru atau perumahan yang masih berkembang, karena masih banyak habitat ular,” ujar Jusri kepada Kompas.com, Minggu (1/2/2026). “Di Indonesia saat ini memang sedang musimnya. Namun, tidak semua daerah terdampak. Di Jakarta misalnya, kasus seperti ini sudah jarang terjadi karena hampir tidak ada lagi tempat hidup ular,” kata dia. “Saya sendiri sudah 10–15 tahun tinggal di satu lokasi dan tidak pernah menemui ular sama sekali,” lanjutnya. Ular hijau ekor merah saat diamankan petugas Damkar Banyuwangi. “Kasus seperti ini umumnya terjadi di daerah baru (perumahan baru) atau kawasan yang rawan banjir,” kata Jusri. Pernyataan Dokter Hewan Sementara itu, Dokter Hewan Rudal Jetta Bayusalaksa, MSc, dari Kit Kat Petshop and Petcare, Yogyakarta, menjelaskan bahwa ular kerap masuk ke sela-sela sepeda motor maupun kap mesin mobil untuk mencari kehangatan. “Jadi yang perlu kita ketahui ialah ular itu berdarah dingin atau disebutnya poikiloterm, istilah untuk hewan yang suhu tubuhnya sesuai lingkungan, jadi dia tidak bisa memproduksi panas tubuhnya sendiri jadi metabolismenya sering terganggu,” ujar Jetta kepada Kompas.com, belum lama ini. Karena itu, ular membutuhkan sumber panas dari luar untuk menjaga metabolisme tubuhnya tetap stabil. “Di mana metabolisme ular itu dia butuh hangat, jadi butuh berjemur atau mencari tempat yang hangat di mana salah satunya kap mobil. Kap mobil biasanya setelah dipakai hangat, jadi dia masuk ke situ mencari kehangatan,” ujarnya. Jetta menambahkan, selain hangat, sela-sela kendaraan juga memberikan rasa aman bagi ular. “Kedua tempat yang sempit, seperti shelter jadi tempat yang aman dalam tanda kutip,” ujar Jetta. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang