Video viral ramai diperbincangkan di media sosial, memperlihatkan aksi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) mengevakuasi seekor ular dari sepeda motor. Rekaman tersebut diunggah oleh akun Instagram Jakartavox. Dalam video terlihat seekor ular bersembunyi di area komstir sebelum akhirnya berhasil dikeluarkan oleh petugas Damkar. Meski ukurannya tidak besar, keberadaan ular di dalam motor tersebut tetap memicu kepanikan. Ukurannya yang kecil membuat hewan melata itu bisa masuk dan bersembunyi di celah-celah sempit. Founder & Lead Instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, mengatakan ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan pemilik kendaraan untuk mencegah ular masuk ke sepeda motor. Langkah pertama adalah memastikan motor diparkir di garasi yang tertutup. Menurut Jusri, area parkir terbuka seperti carport lebih berisiko dimasuki ular. “Kalau garasi engga ada masalah ya. Sering ditutup gak masalah, yang jadi masalah itu carport, jadi dia terbuka,” ujar Jusri kepada Kompas.com, Minggu (1/2/2026). “Jadi ini berlaku bagi kendaraan-kendaraan yang diletak di luar atau di carport di daerah-daerah memang yang cenderung ada kehidupan ular di sana,” ujarnya. Ular yang bersembunyi pada dasbor motor Langkah kedua, pemilik motor bisa menggunakan pelindung atau penutup knalpot untuk mencegah ular masuk melalui lubang knalpot. “Tapi kalau di motor, ular suka lubang dan itu adalah knalpot. Caranya di kita itu sudah ada yang namanya muffler cover di situs online. Penutup knalpot itu bisa digunakan,” ujarnya. “Contoh kalau di motor-motor tril atau buat tanah enduro karena kenalpot dia agak naik ke atas, mendongak gitu jadi gampang sekali dimasukkan air itu ditutup pakai itu,” katanya. “Muffler cover ini sebetulnya fungsinya untuk air, tapi bisa digunakan juga,” jelas Jusri. Petugas damkar mengevakuasi ular piton panjang 4 meter di Desa Manyaran, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (29/1/2026). Kasus ular masuk ke sela-sela mesin, bagian motor, maupun kap mesin mobil sebenarnya bukan hal baru. Kejadian serupa cukup sering terjadi, terutama saat musim hujan. Dokter Hewan Rudal Jetta Bayusalaksa, MSc, dari Kit Kat Petshop and Petcare, Yogyakarta, mengatakan bahwa selain mencari tempat yang hangat, ular juga bisa masuk ke kendaraan untuk mencari mangsa. Menurutnya, bau atau jejak tikus di sekitar kendaraan dapat menarik perhatian ular. “Kemudian kadang, mobil (motor) yang lama tidak dipakai jadi sarang tikus, ada kencing tikus juga di situ mengundang ular untuk ke sana. Jadi seolah ada pemancingnya,” ujar Jetta. Kolong dan area parkir harus sering dibersihkan. Gunakan karbol atau pembersih lain yang berbau menyengat untuk menghilangkan bekas tikus. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang