Nicolo Bulega bersiap menjalani debutnya di kelas utama MotoGP akhir pekan ini di Sirkuit Portimao. Pebalap asal Italia itu turun membela Ducati Lenovo Team, menggantikan Marc Marquez yang tengah absen karena cedera. Menariknya, jelang debutnya, Bulega menyebut bahwa ajang World Superbike (WorldSBK) memberikan persiapan yang lebih baik untuk MotoGP dibanding Moto2, meskipun karakter kedua motor tersebut sangat berbeda. “Saya pikir tidak ada satu hal spesifik yang berbeda, tapi sedikit dari semuanya: rem karbon, perangkat ketinggian, mesin yang lebih cepat, sasis dan ban juga berbeda. Kalau semuanya digabung, bedanya luar biasa,” ujar Bulega, dikutip dari Crash.net, Jumat (7/11/2025). “Ini level motor tertinggi, jadi saya harus banyak belajar juga di garasi selama dua akhir pekan ini,” kata Bulega. Bulega sempat menghabiskan tiga musim sulit di Moto2 sebelum bangkit lewat gelar juara World Supersport 2023 bersama Ducati. Keberhasilan itu mengantarnya naik ke WorldSBK dan dia dua kali menjadi runner-up di bawah Toprak Razgatlioglu. Sementara itu, Razgatlioglu juga akan menyusul jejaknya ke MotoGP pada 2026 bersama Pramac Yamaha. Nicolo Bulega akan menggantikan Marc Marquez di sisa MotoGP 2025 dan menjadi pebalap tes Ducati mulai musim depan Menurut Bulega, perbedaan karakter motor justru membuat pengalaman di WorldSBK lebih mendekati MotoGP ketimbang Moto2 yang menggunakan mesin Triumph 765 cc. “Saya pikir Superbike sangat baik untuk mengajarkan banyak hal dalam mempersiapkan diri ke MotoGP,” ujar Bulega. Nicolo Bulega akan menggantikan Marc Marquez di sisa MotoGP 2025 dan menjadi pebalap tes Ducati mulai musim depan Menurutnya, Superbike lebih baik daripada Moto2 untuk persiapan ke MotoGP. Sebab, di Superbike, ada lebih banyak sistem elektronik, sehingga pebalap mulai mempelajari hal-hal yang juga digunakan di MotoGP. “Tenaga motornya juga jauh lebih besar dari Moto2, sehingga Anda lebih dekat ke performa MotoGP dari sisi mesin. Anda belajar mengendarai motor dengan kecepatan dan bobot pengereman yang hampir sama dengan MotoGP. Jadi saya pikir Superbike adalah sekolah yang lebih baik untuk MotoGP dibanding Moto2,” kata Bulega. Meski begitu, Bulega yang baru sempat menjajal Desmosedici GP25 dalam kondisi basah di Jerez mengaku belum menargetkan hasil tinggi di Portugal. Nicolo Bulega jajal Ducati Desmosedici GP25 di Sirkuit Jerez “Saya hanya ingin memanfaatkan akhir pekan ini untuk mencari pengalaman dan bersenang-senang dengan motor,” ujarnya. Menariknya, Bulega tak hanya akan menjalani dua seri debutnya di MotoGP, Portimao dan Valencia, tetapi juga mendapat peran baru sebagai pebalap tes Ducati MotoGP 2026. Bulega akan membantu pengembangan motor untuk era baru 850 cc dan ban Pirelli yang akan mulai berlaku pada 2027. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.