Ilustrasi gadai mobil Kebutuhan dana mendesak kerap datang tanpa perencanaan, sehingga menuntut solusi keuangan yang cepat dan realistis. Salah satu opsi yang masih banyak dipilih masyarakat adalah pinjaman dengan jaminan BPKB alias gadai mobil. Namun banyak pemilik kendaraan beranggapan mobil berusia di atas 10 tahun sudah tidak memiliki nilai ekonomi. Faktanya, selama mobil masih layak pakai dan dokumennya lengkap, BPKB kendaraan lama tetap dapat dijadikan agunan. Pinjaman BPKB mobil memungkinkan pemilik kendaraan memperoleh dana tunai tanpa harus menjual mobil yang masih digunakan sehari-hari. Skema ini dinilai praktis karena kendaraan tetap bisa dipakai selama masa pinjaman berjalan. Mobil yang usianya sudah lebih dari 10 tahun memang mengalami depresiasi cukup besar, sehingga nilai pinjamannya lebih konservatif. Namun peluang pengajuan tetap terbuka jika kondisi fisik kendaraan terawat dan legalitasnya lengkap.Beberapa faktor utama yang dinilai lembaga pembiayaan meliputi kondisi kendaraan, merek, tipe, serta nilai pasar terkini. Domisili kendaraan dan keaktifan STNK juga menjadi pertimbangan penting. Sebagai contoh, dilihat VIVA Otomotif di laman Astra Credit Companies, Senin 22 Desember 2025, Toyota Avanza keluaran 2010 masih memiliki nilai jaminan yang cukup kompetitif. Untuk pinjaman Rp20 juta, estimasi cicilan berkisar Rp2,47 juta per bulan untuk tenor 12 bulan dan sekitar Rp1,02 juta untuk tenor 36 bulan.Daihatsu Xenia tahun 2010 juga menunjukkan hasil simulasi yang relatif serupa. Pinjaman Rp25 juta, misalnya, memiliki estimasi cicilan sekitar Rp3,09 juta per bulan untuk tenor 12 bulan dan Rp1,28 juta untuk tenor 36 bulan.Toyota Kijang Innova 2010 yang dikenal tangguh bahkan memiliki estimasi limit lebih tinggi. Pada pinjaman Rp30 juta, cicilan diperkirakan berada di kisaran Rp3,63 juta per bulan untuk tenor 12 bulan dan Rp1,49 juta untuk tenor 36 bulan.Honda Jazz dan Toyota Rush keluaran 2010 juga masih memiliki daya tarik sebagai jaminan pinjaman. Estimasi cicilan pinjaman Rp20 juta berada di kisaran Rp2,56 juta per bulan untuk tenor 12 bulan dan sekitar Rp1,07 juta untuk tenor 36 bulan.