Diler BMW-MINI pertama di Indonesia resmi dibuka Pasar otomotif Indonesia tahun 2025 masih dikuasai oleh merek asal Jepang dan Tiongkok, sementara merek-merek dari Eropa dan Amerika Serikat hanya menyumbang sebagian kecil dari total penjualan nasional. Berdasarkan data penjualan ritel Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, dilihat VIVA Otomotif Minggu 16 November 2025, hingga Oktober 2025 total mobil asal Eropa dan Amerika yang terjual hanya 6.686 unit, atau sekitar 1 persen dari total 660.659 unit yang terjual di seluruh Indonesia.Dari kawasan Eropa, BMW menjadi merek paling laris dengan penjualan 1.967 unit, diikuti oleh Mercedes-Benz dari divisi kendaraan komersial (1.126 unit) dan kendaraan penumpang (1.094 unit). Ketiganya mendominasi pasar mobil premium Tanah Air dan menjadi pilihan utama di kelas atas. Menariknya, Citroën berhasil mencatat angka penjualan yang cukup tinggi untuk pemain baru, dengan 1.043 unit, menandakan strategi agresifnya mulai membuahkan hasil. Sementara MINI membukukan 444 unit, Volkswagen 220 unit, dan Volvo Cars 103 unit.Beberapa merek Eropa lain seperti Audi (13 unit) dan Peugeot (0 unit) mencatatkan volume yang sangat kecil, namun tetap hadir untuk menjaga eksistensi di segmen eksklusif. Dari Amerika Serikat, hanya Ford yang tercatat aktif di pasar otomotif Indonesia dengan penjualan 676 unit hingga Oktober 2025. Model seperti Ranger dan Everest masih menjadi andalan merek tersebut. Tidak ada laporan penjualan untuk merek lain seperti Chevrolet, Jeep, atau Tesla selama tahun ini. Meskipun pangsa pasar mereka kecil, mobil-mobil asal Eropa dan Amerika masih mendominasi segmen premium dan mobil mewah, terutama di kisaran harga di atas Rp1 miliar. Daftar Penjualan Merek Eropa dan Amerika (Jan–Okt 2025)1. BMW – 1.967 unit2. Mercedes-Benz CV – 1.126 unit3. Mercedes-Benz PC – 1.094 unit4. Citroën – 1.043 unit5. Ford – 676 unit6. MINI – 444 unit7. Volkswagen – 220 unit8. Volvo Cars – 103 unit9. Audi – 13 unit10. Peugeot – 0 unit