Salah satu keluhan yang kerap dialami pemilik mobil Eropa adalah permukaan dasbor yang berubah menjadi lengket. Kondisi ini umumnya terjadi pada mobil dengan usia pemakaian tertentu, meski tidak ada perlakuan khusus yang merusak. Yanto alias Anto Trim, dari bengkel spesialis interior mobil Trim Car Service Interior di H Nawi, Jakarta Selatan, mengatakan, masalah tersebut lebih dipengaruhi oleh karakter bahan yang digunakan. dasbor mobil "Itu faktor bahannya. Jadi, mobil Eropa itu tidak diapa-apain pun akan lengket. Dengan usia 5 tahun, dia akan lengket, akan rusak dengan sendirinya," kata Anto kepada Kompas.com, di Jakarta, Selasa (7/4/2026). Menurut dia, material kulit atau bisa juga lapisan soft touch pada dasbor menjadi salah satu penyebab utama munculnya efek lengket tersebut. "Dasbornya yang sudah kulit akan lengket. Terjadi di seri S untuk tipe Mercedes-Benz. Kalau untuk BMW, dia di seri-seri terbaru pun sama," ujarnya. Anto menjelaskan, berbeda dengan plafon mobil yang masih bisa diperbaiki atau direstorasi, kerusakan pada dasbor umumnya tidak bisa ditangani dengan cara serupa. Bengkel interior mobil, Trim Car Service Interior "Pergantian biasanya di Rp 5 jutaan. Harus ganti, engga bisa direstorasi. Kalau plafon kan masih bisa direstorasi, masih bisa," ujarnya. Ia menambahkan, kondisi lengket pada dasbor tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat memengaruhi tampilan interior secara keseluruhan. Oleh karena itu, pemilik mobil disarankan untuk mulai memperhatikan kondisi interior, terutama saat usia kendaraan sudah cukup tahun pemakaian. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang