Plafon mobil yang mulai menggantung dapat mengganggu kenyamanan sekaligus merusak tampilan kabin. Gejala awal biasanya ditandai dengan lapisan plafon yang mengendur, bergelembung, hingga akhirnya terlepas dari rangkanya. Menurut Akhir, pemilik bengkel Berkah di Tangerang, kondisi ini umumnya dipicu usia pakai serta melemahnya daya rekat lem. “Seiring waktu, lem yang menempelkan kain plafon ke rangka bisa kering dan kehilangan daya rekat. Apalagi kalau mobil sering terpapar panas, prosesnya jadi lebih cepat,” kata Akhir kepada Kompas.com, Selasa (14/4/2026). Ia menjelaskan, suhu kabin yang tinggi akibat parkir di bawah sinar matahari menjadi faktor yang paling sering mempercepat kerusakan plafon. Panas berlebih membuat lem cepat getas, sehingga kain plafon tidak lagi menempel dengan sempurna. Selain itu, kelembapan juga dapat memperparah kondisi. Air yang masuk ke dalam kabin, baik dari kebocoran maupun embun AC, bisa merusak lapisan busa di balik plafon sekaligus mempercepat kerusakan perekat. “Kalau sudah lembap, biasanya busanya ikut rusak. Jadi bukan cuma lem yang bermasalah, tapi materialnya juga sudah tidak kuat,” ujarnya. Perbaikan plafon mobil turun Untuk perbaikan, Akhir menyebut ada beberapa metode yang bisa dilakukan, mulai dari pengeleman ulang hingga penggantian total lapisan plafon. Meski begitu, metode tambal sulam umumnya hanya bersifat sementara. “Kalau mau hasil rapi dan tahan lama, sebaiknya ganti lapisan plafon sekalian. Jadi kain dan busanya baru semua,” kata dia. Dari sisi biaya, perbaikan plafon mobil tergolong bervariasi, tergantung jenis mobil dan material yang digunakan. Pengeleman ulang sederhana biasanya dimulai dari ratusan ribu rupiah, sementara penggantian plafon secara menyeluruh umumnya berada di kisaran Rp 800.000 hingga Rp 2 jutaan. Akhir menyarankan pemilik mobil segera melakukan perbaikan saat gejala awal mulai muncul. Selain menjaga estetika kabin, langkah ini juga dapat mencegah kerusakan semakin parah yang berpotensi membuat biaya perbaikan membengkak. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang