VIVA Otomotif: Ilustrasi lalu lintas lancar Kondisi lalu lintas di Jakarta mulai menunjukkan perbaikan menjelang periode mudik Lebaran 2026. Berdasarkan pemantauan terbaru, tingkat kemacetan di ibu kota terpantau menurun dibandingkan hari-hari normal sebelumnya. Data terbaru yang dilihat VIVA Otomotif dari TomTom, Selasa 17 Maret 2026 menunjukkan tingkat kemacetan berada di angka 28 persen, atau lebih rendah dari kondisi biasanya pada jam yang sama. Hal ini mengindikasikan arus kendaraan mulai berkurang seiring masyarakat yang mulai meninggalkan Jakarta untuk mudik lebih awal. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Kecepatan rata-rata kendaraan juga mengalami peningkatan, tercatat mencapai 27,3 km per jam. Angka ini sekitar 3,1 km per jam lebih cepat dibandingkan kondisi normal, menandakan lalu lintas yang lebih lancar di sejumlah ruas jalan utama.Dalam kurun waktu 15 menit, kendaraan rata-rata dapat menempuh jarak hingga 6,8 kilometer. Kondisi ini menjadi sinyal positif bagi para pengguna jalan yang masih beraktivitas di dalam kota maupun yang bersiap melakukan perjalanan keluar Jakarta.Meski demikian, kemacetan belum sepenuhnya hilang dari ibu kota. Tercatat masih terdapat 39 titik kemacetan dengan total panjang antrean mencapai 24,3 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.Sejumlah ruas jalan protokol dan akses menuju tol masih menjadi titik kepadatan, terutama pada jam-jam tertentu. Namun secara keseluruhan, tingkat kepadatan sudah jauh berkurang dibandingkan hari kerja biasa.Penurunan volume kendaraan ini dipengaruhi oleh mulai bergesernya aktivitas masyarakat menjelang libur panjang. Banyak pekerja yang sudah mengambil cuti lebih awal, sehingga aktivitas harian di pusat bisnis ikut menurun.Selain itu, pergerakan kendaraan keluar kota melalui jalur tol juga mulai meningkat. Hal ini turut mengurangi beban lalu lintas di dalam kota, terutama di kawasan pusat dan jalur penghubung antarwilayah. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Kondisi lalu lintas yang lebih lengang ini memberikan keuntungan bagi masyarakat yang masih beraktivitas di Jakarta. Waktu tempuh menjadi lebih singkat dan perjalanan terasa lebih efisien dibandingkan hari-hari sebelumnya.Situasi ini diperkirakan akan terus berubah mendekati puncak arus mudik, di mana kepadatan justru akan bergeser ke jalur tol dan jalan arteri menuju luar kota. Sementara itu, lalu lintas di dalam Jakarta berpotensi semakin lengang seiring meningkatnya jumlah kendaraan yang meninggalkan ibu kota.