Lalu lintas di Jakarta Kondisi lalu lintas di wilayah DKI Jakarta terpantau relatif lengang pada awal periode long weekend. Pergerakan kendaraan di sejumlah ruas utama menunjukkan penurunan kepadatan dibandingkan hari kerja normal. Berdasarkan pemantauan data lalu lintas Jakarta secara real time yang dilihat VIVA Otomotif pada Jumat pagi, 16 Januari 2026, tingkat kemacetan berada di level rendah. Situasi ini mencerminkan berkurangnya aktivitas mobilitas warga sejak memasuki hari pertama libur panjang.Rata-rata waktu tempuh di Jakarta tercatat sekitar 19 menit 50 detik untuk setiap 10 kilometer. Angka tersebut lebih cepat sekitar tiga menit dibandingkan waktu tempuh normal pada jam yang sama di hari kerja. Dari sisi kepadatan, tingkat kemacetan berada di kisaran 21 persen. Persentase ini lebih rendah sekitar 19 persen dibandingkan kondisi lalu lintas Jakarta yang biasanya terjadi pada hari aktif.Kecepatan rata-rata kendaraan di dalam kota juga mengalami peningkatan. Data menunjukkan laju kendaraan mencapai sekitar 30,3 kilometer per jam, atau lebih tinggi 4,2 kilometer per jam dibandingkan kondisi normal. Meski demikian, kemacetan belum sepenuhnya hilang dari Ibu Kota. Tercatat masih terdapat 32 titik kemacetan dengan total panjang antrean mencapai sekitar 14,9 kilometer. Pola pergerakan lalu lintas ini sejalan dengan kecenderungan masyarakat yang mulai meninggalkan Jakarta sejak dini. Sebagian warga memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan di jalur keluar kota selama puncak arus libur. Grafik pergerakan kendaraan dalam beberapa hari terakhir juga menunjukkan fluktuasi kepadatan yang lebih landai. Lonjakan kemacetan masih terlihat pada jam sibuk pagi dan sore, namun tidak setajam hari kerja biasa.Penurunan volume lalu lintas terutama terlihat di kawasan perkantoran dan pusat bisnis. Berkurangnya aktivitas kerja menjadi faktor utama yang menekan tingkat kepadatan di dalam kota.Sementara itu, ruas-ruas penghubung menuju jalan tol dan jalur arteri utama tetap menjadi titik yang perlu diwaspadai. Pada jam-jam tertentu, arus kendaraan menuju luar kota mulai mengalami peningkatan meski belum signifikan.Kondisi ini diperkirakan akan berubah seiring mendekatnya puncak long weekend. Arus lalu lintas berpotensi meningkat terutama pada Jumat sore hingga Sabtu pagi, saat masyarakat memulai perjalanan liburan.