Polda Metro Jaya mengeklaim tingkat kemacetan di Jakarta pada 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan kemacetan disebut terjadi seiring pemanfaatan teknologi pengendalian lalu lintas berbasis kamera dan pemetaan kepadatan, yakni Mandala Quick Response (MQR). Seperti diketahui, teknologi ini mulai diperkenalkan sejak Agustus 2025 oleh Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Tikungan menuju Jalan Sudirman arah Senayan padat pengendara roda empat dan roda dua, sekarang aksesnya sudah ditutup, pada Rabu (28/5/2025) sore. “Pemanfaatan Mandala Quick Response terbukti mampu mengurai kemacetan,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin di Jakarta, Rabu (31/12/2025). Ia menjelaskan bahwa teknologi MQR tersebut memanfaatkan 4.478 kamera yang tersebar di sejumlah titik strategis di Jakarta. Melalui jaringan kamera ini, petugas kepolisian dapat mengidentifikasi titik-titik padat secara lebih cepat sehingga langkah pengaturan lalu lintas bisa segera dilakukan. Rawan padat, Jasa Marga gelar uji coba rekayasa lalu lintas di KM 10 Tol Jagorawi Komarudin mengatakan, keberadaan MQR membantu percepatan penanganan kemacetan di sejumlah ruas utama, mulai dari Tol Dalam Kota, Tol Jagorawi, Jalan Sudirman, hingga berbagai titik arus pergerakan lain. Ia mengilustrasikan waktu penanganan kemacetan yang lebih cepat, jika sebelumnya kepadatan baru dapat terurai sekitar pukul 22.00 WIB, kini proses penguraian dapat dilakukan satu jam lebih cepat. “Dengan aplikasi ini kami bisa menggeser personel ke titik-titik yang membutuhkan penanganan, kami bisa satu jam lebih cepat mengembalikan masyarakat ke rumah masing-masing. Sehingga, Jakarta bisa kami urai di pukul 20.30 sampai dengan 21.30 WIB,” ucap Komarudin. Jalan MH Thamrin menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2025) Di sisi lain, tantangan lalu lintas Jakarta masih diperberat oleh pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor. Dirlantas Polda Metro mencatat sepanjang 2025 terjadi peningkatan kendaraan sebesar 2,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total 25.072.585 kendaraan yang beredar di wilayah Jakarta hingga penghujung tahun. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang