Pasar sepeda motor di Jakarta kian menunjukkan karakter yang berbeda dibanding daerah penyangga. Pembelian motor baru bukan lagi soal memenuhi kebutuhan pertama, melainkan menambah kendaraan di rumah. Fakta ini tercermin dari profil konsumen diler utama Wahana Honda di Jakarta-Tangerang, yang mayoritas sudah memiliki motor sebelumnya. Division Head of Sales PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Olivia Widyasuwita mengatakan, sebagian besar pembeli motor Honda di wilayah Jakarta dan Tangerang adalah konsumen yang sudah memiliki kendaraan roda dua. Ada sekitar 398 pelanggaran lalu lintas di Perempatan Permai, Koja, Jakarta Utara, Selasa (11/2/2025). konsumen kami kan rata-rata motornya itu sudah motor ke-2, ke-3 gitu ya,” ujar Olivia di Jakarta (13/1/2026). Tingginya kepemilikan motor di Jakarta tercermin dari tingkat kepadatan kendaraan dalam satu keluarga. Menurut Olivia, rasio kepemilikan motor di Jakarta sudah mencapai dua banding satu. “Kalau kita bicara density itu sebenarnya sudah 2:1. Jadi maksudnya itu 1 keluarga memiliki 2 motor,” ucap Olivia. Booth Honda di IMOS 2025 Kondisi ini berbeda dengan wilayah Tangerang, meski masih berada dalam cakupan pemasaran WMS, tapi struktur wilayah dan pola hunian menjadi faktor pembeda utama. Olivia menjelaskan, tingkat kepemilikan motor di Tangerang relatif masih lebih rendah dibanding Jakarta. “Kalau Tangerang itu mungkin masih 1:1 atau mungkin di bawahnya ya. Tapi kalau Jakarta ini yang sudah padat, 1 rumah punya 2 motor,” kata dia. Kepadatan lalu lintas di depan stasiun LRT Pancoran, Selasa (2/9/2025). Kepadatan aktivitas dan kebutuhan mobilitas harian membuat satu keluarga di Jakarta membutuhkan lebih dari satu motor. Pembagian peran dalam rumah tangga ikut mendorong kondisi tersebut. “Iya kan buat mamanya, buat papanya kerja. Mamanya antar anak gitu kan. Belum lagi kalau punya anak, tambah (motor) lagi,” ujarnya. Gambaran ini menunjukkan bahwa pasar motor di Jakarta telah masuk fase matang. Penjualan motor tidak lagi semata-mata didorong oleh pembeli pertama, melainkan kebutuhan tambahan, penggantian unit lama, hingga penyesuaian gaya hidup. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang