Pada momen Mudik Lebaran Idul Fitri kemarin, Tim detikcom melakukan sempat mengarungi perjalanan dari Jakarta menuju Tegal, Jawa Tengah lewat Jalur Pantai Utara (Pantura).Meski rute ini kurang populer belakangan, tapi ternyata tetap menarik untuk diarungi! Tim detikcom mengisi BBM di SPBU Pertamina COCO Fatmawati sebelum melakukan perjalanan Mudik Lebaran Idul Fitri 2026 Foto: Yudi Adi KurniawanPerjalanan dimulai dari SPBU COCO Fatmawati 31.124.01 di Jalan RS Fatmawati Raya, Jakarta Selatan. Lokasinya strategis dan fasilitasnya lengkap.SPBU COCO (Company Owned Company Operated) yang dikelola langsung oleh Pertamina Retail ini diklaim memiliki standar layanan dan kualitas produk tinggi sesuai standar Pertamina.Di sini pemudik tidak hanya bisa mengisi BBM. Tersedia juga Bright Store untuk berbelanja, toilet bersih, mushola, hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bagi pengguna mobil listrik.Meski tujuan perjalanan lewat Pantura, rute yang kami tempuh tidak sepenuhnya non-tol. Untuk memangkas jarak dan waktu tempuh, kami sempat menggunakan Tol JORR, Tol Jakarta-Cikampek, hingga Tol MBZ.Selepas dari SPBU COCO Fatmawati, Toyota Kijang Innova Zenix yang digunakan untuk cek jalur mudik langsung diarahkan menuju Tol JORR, lalu masuk ke Tol Jakarta-Cikampek dan melaju di Tol MBZ.Setelah keluar dari MBZ, kami singgah di Rest Area KM 57 A yang cukup populer di kalangan pengguna Tol Jakarta-Cikampek. Fasilitasnya lengkap, termasuk SPBU.Pada periode mudik Lebaran Idul Fitri 2026 juga tersedia Posko Mudik Pertamina yang bisa dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat.Tim detikcom mengisi BBM di SPBU Pertamina COCO Fatmawati sebelum melakukan perjalanan Mudik Lebaran Idul Fitri 2026 Foto: Yudi Adi KurniawanSinggah Wisata Religi di CirebonPerjalanan dilanjutkan melalui Tol Jakarta-Cikampek menuju Tol Cikopo-Palimanan dengan tujuan pertama Kota Cirebon. Kami keluar melalui Gerbang Tol Plumbon 2.Salah satu destinasi yang bisa dikunjungi di Cirebon adalah Masjid Agung Sang Cipta Rasa yang berada di kompleks Keraton Kasepuhan.Masjid bersejarah ini dikenal sebagai salah satu yang tertua di Cirebon. Arsitekturnya unik dan memiliki pintu masuk menuju ruang utama yang dibuat relatif kecil.Mengutip detikTravel, ukuran pintu tersebut dimaksudkan sebagai pengingat bahwa manusia hanyalah sosok kecil dihadapan Sang Pencipta.Lanjut ke Tegal Lewat PanturaUsai singgah di Cirebon, perjalanan menuju Tegal dilanjutkan melalui jalur non-tol Pantura agar lebih hemat biaya.Rute kombinasi tol, jalan kota, dan jalur lintas seperti ini membuat perjalanan terasa lebih dinamis sehingga pengemudi tidak mudah mengantuk.Selain itu, ritme berkendara yang lebih bervariasi juga bisa membantu efisiensi konsumsi BBM serta mengurangi beban mesin yang terus dipacu konstan.Dari Cirebon ke Tegal melalui Pantura, jarak yang ditempuh sekitar 70 km. Rute ini lebih pendek sekitar 10 km dibandingkan lewat tol, meski waktu tempuhnya sedikit lebih lama sekitar 15-20 menit.Secara keseluruhan, simulasi mudik Jakarta-Tegal melalui rute kombinasi ini menempuh jarak sekitar 288 km dengan waktu perjalanan sekitar 4,5 hingga 5 jam. Jarak tersebut sekitar 20 km lebih pendek dibandingkan jika sepenuhnya melalui Tol Trans Jawa.Keuntungannya bukan hanya lebih hemat biaya tol, tetapi juga memberi kesempatan untuk singgah, melihat berbagai tempat menarik, hingga menikmati wisata religi di sepanjang perjalanan.Menurut detikers, rute mudik seperti ini menarik untuk dicoba?