Korlantas Polri mulai memperkuat kesiapan penindakan kendaraan over dimensi dan over load (ODOL) menjelang target pemerintah menerapkan Zero ODOL pada 1 Januari 2027. Salah satu langkah yang dipersiapkan adalah memastikan perangkat tilang elektronik atau ETLE siap digunakan untuk mendukung penegakan hukum di lapangan. Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol. Aries Syahbudin menyebut pentingnya penguatan penanganan kendaraan ODOL yang selama ini menjadi salah satu persoalan serius di sektor lalu lintas dan transportasi jalan. Razia truk ODOL yang dilakukan di Jalan Tol Lampung, Jumat (26/9/2025). Menurut Aries, seluruh jajaran lalu lintas harus mulai menyiapkan langkah strategis agar target Zero ODOL dapat berjalan optimal dalam waktu kurang dari dua tahun. “Semua lini di fungsi lalu lintas mempunyai kewajiban untuk menyukseskan program Zero Over Dimensi Over Load,” ujar Aries, dalam keterangannya, Senin (18/5/2026). Ilustrasi kamera tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Cara cek tilang elektronik. Cek tilang elektronik. ETLE Siap Tindak Truk ODOL Korlantas Polri menilai penerapan teknologi menjadi salah satu kunci dalam pengawasan kendaraan ODOL. Karena itu, pemasangan perangkat ETLE mulai dilakukan di sejumlah ruas jalan untuk mendukung penegakan hukum secara elektronik. Perangkat tersebut nantinya diharapkan mampu membantu pengawasan kendaraan yang melanggar aturan dimensi maupun muatan berlebih tanpa harus sepenuhnya mengandalkan pemeriksaan manual di lapangan. Ia mengatakan sejumlah upaya telah mulai dilakukan, termasuk pemasangan perangkat ETLE untuk mendukung penegakan hukum kendaraan over dimensi over load di beberapa ruas jalan. Uji coba penindakan ODOL via ETLE Tantangan Zero ODOL Aries menilai penanganan kendaraan ODOL bukan pekerjaan mudah karena membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari aparat penegak hukum, operator transportasi, hingga pemangku kepentingan lain. Selain merusak jalan, kendaraan ODOL juga dinilai berisiko tinggi memicu kecelakaan lalu lintas. Karena itu, kesiapan sistem pengawasan dan penindakan perlu diperkuat sejak sekarang. Dirinya juga menilai penanganan persoalan tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan konsistensi seluruh jajaran agar keselamatan serta ketertiban lalu lintas dapat terjaga. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang