Banyak pembaca ingin tahu soal hitungan lengkap BYD M6 vs Veloz Hybrid. Begitu pula dengan kisah pemilik Neta V-II. Selain itu, banyak juga yang penasaran dengan artikel mengenai Zero ODOL 2027 yang tidak hanya menindak sopir. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini kumpulan artikel otomotif terpopuler pada Rabu (8/4/2026): 1. Hitungan Lengkap BYD M6 vs Veloz Hybrid: Dari Servis hingga Pajak Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025 Setelah membahas perbandingan biaya operasional harian, menarik untuk melihat lebih jauh bagaimana total biaya kepemilikan dua MPV elektrifikasi, yakni BYD M6 dan Toyota Veloz Hybrid, jika dihitung secara menyeluruh. Pasalnya, keputusan membeli kendaraan tidak hanya ditentukan dari biaya energi harian, tetapi juga mencakup perawatan, pajak, asuransi, hingga nilai jual kembali dalam beberapa tahun ke depan. 2. Nasib Pemilik Neta V II: Servis Sulit, Suku Cadang Langka! Gregorius, pemilik Neta V II yang dia beli dengan harga Rp 185 juta Banyak merek baru dari China yang masuk ke Indonesia. Hanya tidak semuanya berhasil, salah satunya seperti Neta yang pailit di China, berimbas ke bisnisnya di Indonesia. Gregorius, pemilik Neta V II justru memanfaatkan tutupnya Neta di Indonesia dengan membeli mobilnya dengan harga miring, hanya Rp 185 juta. 3. Kisah Pemilik Neta V II: Mobil Listrik Murah Penuh Kontroversi Gregorius, pemilik Neta V II yang dia beli dengan harga Rp 185 juta Neta merupakan merek mobil listrik yang bangkrut di negara asalnya. Dampaknya di Indonesia, mobilnya dijual murah, salah satunya seperti pengalaman Gregorius yang dapat harga menarik untuk Neta V II. Greg, sapaannya, membeli unit tersebut pada Agustus 2025, dapat NIK 2024 dan harganya jadi Rp 185 juta. 4. Suzuki Pamer Konsep Baru Angkot New Carry Suzuki New Carry Angkot Concept PT Suzuki Indomobil Sales turut menghadirkan konsep kendaraan niaga terbaru dalam ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026. Salah satu yang menarik perhatian adalah New Carry Angkot Concept yang dirancang sebagai solusi transportasi publik masa depan. 5. Menuju Zero ODOL 2027, Penindakan Tak Hanya Sasar Sopir Kemenhub berencana beri intensif bagi perusahaan angkutan barang yang terapkan kebijakan ODOL. Melalui Kementerian Perhubungan, target ambisius Zero ODOL 2027 yang menertibkan praktik angkutan barang berlebih dimensi dan muatan, kini tengah dipersiapkan dengan pendekatan yang lebih menyeluruh. Aan Suhanan, Dirjen Perhubungan Darat mengatakan bahwa persoalan ODOL tidak bisa lagi ditangani secara parsial. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang