Persaingan mobil keluarga elektrifikasi di Indonesia semakin menarik. Toyota Veloz Hybrid dan BYD M6 kini menjadi dua model yang sama-sama mencuri perhatian pasar. Meski menggunakan teknologi berbeda, keduanya sukses mencatat penjualan tinggi sepanjang April 2026. Toyota Veloz Hybrid bahkan masih unggul dengan distribusi 3.262 unit, sementara BYD M6 membukukan 2.472 unit. Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025 Hasil tersebut menunjukkan mobil hybrid masih punya daya tarik besar di Indonesia, meski tren kendaraan listrik murni mulai berkembang pesat. Toyota sendiri memilih pendekatan elektrifikasi bertahap lewat teknologi hybrid. Sementara BYD langsung masuk lewat MPV listrik murni yang menawarkan pengalaman berkendara tanpa bensin sama sekali. Menariknya, kedua mobil ini sama-sama menyasar pasar keluarga dengan konfigurasi tiga baris penumpang dan kabin lega. BYD M6 Namun karakter yang ditawarkan ternyata cukup berbeda. Dimensi dan Karakter Toyota Veloz Hybrid hadir sebagai Low MPV dengan dimensi yang relatif ringkas. Panjang bodinya berada di kisaran 4.475 mm dengan wheelbase 2.750 mm. Karakter tersebut membuat Veloz Hybrid terasa praktis untuk penggunaan harian di perkotaan. Radius putarnya lebih mudah, bodinya tidak terlalu besar, dan tetap nyaman dipakai sebagai mobil keluarga. Interior Toyota Veloz Hybrid. Di sisi lain, BYD M6 tampil lebih bongsor. MPV listrik ini memiliki panjang sekitar 4.710 mm dengan wheelbase 2.800 mm. Ukuran tersebut membuat kabin BYD M6 terasa lebih lega, terutama untuk penumpang baris kedua dan ketiga. Dari posisi pengemudi, pengaturan setir tilt dan telescopic pada BYD M6 memudahkan pencarian posisi duduk yang ergonomis. Sementara itu, berbagai tombol penting, seperti auto hold, hazard, hingga mode berkendara ditempatkan di area konsol tengah sehingga mudah dijangkau. Karena itu, karakter M6 lebih dekat ke MPV keluarga medium dibanding Low MPV. Performa dan Teknologi Dari sisi teknologi, kedua mobil ini punya pendekatan yang benar-benar berbeda. Toyota Veloz Hybrid menggunakan mesin bensin 1.500 cc yang dipadukan motor listrik hybrid. Sistem ini memungkinkan mobil tetap irit bahan bakar tanpa perlu melakukan pengisian daya eksternal. Karakter hybrid seperti ini dianggap cocok untuk konsumen yang ingin mulai masuk ke kendaraan elektrifikasi tanpa harus mengubah kebiasaan penggunaan mobil sehari-hari. Tenaga gabungan Veloz Hybrid berada di kisaran 109 tk dengan transmisi e-CVT yang fokus pada kenyamanan dan efisiensi. Sementara itu, BYD M6 sepenuhnya mengandalkan motor listrik. Tenaganya mencapai sekitar 154 tk dengan torsi 310 Nm. MPV listrik ini tersedia dalam beberapa pilihan baterai, mulai 55,4 kWh hingga 71,8 kWh, dengan jarak tempuh sekitar 420 km sampai 530 km tergantung varian. Karakter berkendaranya pun berbeda. BYD M6 menawarkan akselerasi instan khas EV, kabin lebih senyap, dan biaya operasional harian yang lebih rendah. Namun sebagai mobil listrik murni, pengguna tetap perlu mempertimbangkan akses charging station dan pola penggunaan kendaraan. Harga Dari sisi harga, Toyota Veloz Hybrid masih lebih terjangkau. Mobil ini dipasarkan mulai kisaran Rp 303 jutaan hingga sekitar Rp 385 jutaan tergantung tipe. Sementara BYD M6 dibanderol mulai sekitar Rp 383 jutaan. Meski begitu, BYD M6 menawarkan dimensi lebih besar, tenaga lebih tinggi, serta status sebagai mobil listrik murni. Sedangkan, Toyota punya keunggulan dari aspek jaringan servis, kemudahan penggunaan, hingga kepercayaan merek yang sudah kuat di pasar Indonesia. Dominasi penjualan Veloz Hybrid juga menunjukkan konsumen Indonesia tampaknya masih mencari “jalan tengah” menuju elektrifikasi. Hybrid dianggap lebih aman dan fleksibel karena tetap bisa menggunakan bensin tanpa bergantung penuh pada infrastruktur pengisian daya. Sementara BYD M6 memperlihatkan bahwa pasar mobil listrik keluarga mulai tumbuh dan semakin diterima konsumen. Kehadiran dua model ini sekaligus memperlihatkan perubahan pasar otomotif nasional. Mobil keluarga kini tidak lagi hanya bersaing soal kapasitas penumpang dan fitur, tetapi juga teknologi elektrifikasi yang digunakan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang