— Pemerintah tengah menyiapkan peningkatan penggunaan bioetanol sebagai campuran bahan bakar bensin. Setelah menerapkan E5 atau bensin dengan kandungan 5 persen etanol, pemerintah memiliki peta jalan untuk meningkatkan campuran tersebut hingga E20. Pada sisi konsumen, penggunaan bensin dengan campuran etanol sebenarnya bukan hal baru. Sebelumnya Pertamina telah memasarkan Pertamax Green 95 yang mengandung 5 persen bioetanol atau E5. Produk tersebut pertama kali diperkenalkan pada 2023. Service Head Auto2000 Cilandak, Sapta Agung Nugraha, mengatakan keberadaan etanol dapat membantu bahan bakar lebih mudah terbakar di dalam mesin. Ilustrasi pengisian Pertamax Green 95 di SPBU Pertamina. Harga BBM Pertamina. Harga Pertamax Green 95 mengalami kenaikan per Rabu, 2 September 2026. Harga Pertamax Green terbaru. "Sebenarnya etanol ini fungsinya membantu meningkatkan kemudahan bahan bakar untuk terbakar," kata Agung kepada Kompas.com, di Jakarta, Kamis (10/9/2026). Secara sederhana, etanol yang dicampurkan ke bensin menjadi bagian dari bahan bakar yang masuk ke ruang bakar mesin. Ketika campuran tersebut dibakar, etanol ikut berperan dalam proses pembakaran. Karakteristik molekul etanol membuatnya dapat membantu proses pembakaran bahan bakar. "Dengan tambahan etanol, tentu ketika bahan bakar menjadi lebih mudah terbakar, itu akan lebih meningkatkan efisiensi kendaraan," ujarnya. Ilustrasi BBM dengan campuran etanol Proses Pembakaran Etanol memang dapat membantu proses pembakaran karena karakteristiknya membuat bahan bakar lebih mudah terbakar. Namun, manfaat tersebut tidak bisa langsung diartikan bahwa semakin tinggi kadar etanol, konsumsi bahan bakar kendaraan otomatis semakin irit. "Harapannya, tambahan aditif semacam etanol ini fungsinya untuk lebih meningkatkan kemampuan bahan bakar agar lebih mudah terbakar," katanya. "Semakin mudah terbakar dan menjadi pembakaran yang sempurna, tentunya ini akan lebih meningkatkan efisiensi bahan bakar," kata Agung. "Selain itu, terhadap kandungan gas yang dihasilkan juga bisa lebih ramah lingkungan. Harapannya seperti itu," ujarnya. Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) ke sebuah mobil di SPBU G Obos, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (14/10/2025). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan Presiden Prabowo Subianto menyetujui rencana pencampuran etanol sebesar 10 persen pada BBM guna mengurangi emisi karbon dan ketergantungan terhadap impor BBM. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/tom. Meski demikian, secara energi etanol memiliki kandungan energi per volume yang lebih rendah dibandingkan bensin. Dengan kata lain, efisiensi yang dimaksud lebih pada upaya mendapatkan proses pembakaran yang optimal, bukan jaminan konsumsi bahan bakar dalam satuan kilometer per liter akan meningkat. Hasil akhirnya tetap bergantung pada formulasi bahan bakar, kadar etanol, teknologi dan kalibrasi mesin, serta kondisi penggunaan kendaraan. Etanol Etanol adalah senyawa kimia berupa alkohol yang memiliki rumus C?H?OH. Zat ini berbentuk cairan bening dan mudah terbakar. Dalam kehidupan sehari-hari, etanol dikenal sebagai salah satu jenis alkohol, tetapi untuk kebutuhan energi digunakan etanol dengan spesifikasi tertentu atau yang biasa disebut fuel grade ethanol. Etanol dapat digunakan sebagai bahan bakar secara langsung pada kendaraan tertentu maupun dicampurkan dengan bensin dalam kadar tertentu. Untuk bahan bakar, etanol umumnya dibuat dari bahan nabati yang mengandung gula atau pati. Bahan bakunya dapat berasal dari tebu, jagung, singkong, dan tanaman lainnya. Melalui proses fermentasi, gula diubah menjadi etanol, kemudian dimurnikan mencapai spesifikasi untuk digunakan sebagai bahan bakar. Karena berasal dari bahan baku terbarukan, etanol masuk salah satu jenis biofuel.