Chery bersama Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA) akan pemesanan awal Luxeed RX di China mulai 20 Agustus 2026. SUV listrik bergaya coupe ini menarik perhatian bukan hanya karena performanya, tetapi juga keterlibatan mantan desainer Ferrari dalam pengembangan desainnya. Sosok tersebut adalah Werner Gruber, desainer yang pernah bekerja di Pininfarina sebelum bergabung dengan Ferrari sebagai senior exterior designer pada 2010. Portofolionya mencakup keterlibatan dalam sejumlah model seperti LaFerrari, FXX-K, dan Portofino. Luxeed RX memiliki dimensi panjang 5.020 mm, lebar 2.007 mm, serta jarak sumbu roda 3.000 mm. Tingginya tersedia dalam konfigurasi 1.585 mm dan 1.600 mm, memberikan proporsi bodi relatif rendah untuk sebuah SUV berukuran besar. Secara dimensi, RX berada di kelas yang berdekatan dengan Xiaomi YU7 dan Voyah Passion S. Menariknya, tinggi bodi RX versi 1.585 mm bahkan mendekati Ferrari Purosangue yang memiliki tinggi 1.589 mm, meski keduanya tidak berada dalam segmen pasar yang sama. Tenaga Tembus 586 Tk Di balik desainnya, Luxeed RX menggunakan generasi terbaru sistem penggerak listrik Huawei DriveOne. Versi penggerak roda belakang menggunakan satu motor listrik bertenaga 277 kW atau sekitar 371 tk. Sementara varian AWD menggabungkan motor depan 160 kW dengan motor belakang 277 kW. Total tenaga versi AWD mencapai 437 kW atau sekitar 586 tk. HIMA mengklaim sistem tersebut mempunyai respons torsi motor hanya 1 milidetik. Pengemudi juga mendapatkan tombol boost fisik pada setir berbentuk D yang dapat meningkatkan torsi sementara hingga 10 persen melalui koordinasi sistem penggerak, sasis, dan kokpit. Angka tambahan 10 persen tersebut merupakan fungsi boost sementara dan bukan tambahan pada tenaga puncak permanen motor. Kemampuan performanya turut diuji dalam kecepatan tinggi. Eksekutif Luxeed Zhao Changjiang mengatakan RX telah menjalani manuver perpindahan jalur pada kecepatan lebih dari 250 kpj di lintasan oval. Dalam pengujian tersebut, akselerasi lateral disebut mendekati 1G dengan sistem kontrol gerak bodi aktif bekerja ketika mobil melakukan perubahan arah. Suspensi Udara dan Rem Enam Piston Untuk mengimbangi performanya, Luxeed RX menggunakan suspensi depan double wishbone berbahan aluminium dan suspensi independen five-link di belakang. SUV listrik ini juga dibekali dual-chamber air suspension yang dikombinasikan dengan sistem peredam adaptif. Pada bagian depan terdapat kaliper rem tetap enam piston, sementara ban menggunakan ukuran berbeda antara bagian depan dan belakang. Arsitekturnya memadukan Huawei Turing Platform dengan platform kompak "343" milik Chery. Struktur kendaraan memanfaatkan komponen aluminium integrated die-cast berukuran besar serta material ringan. Produksi Luxeed RX akan dilakukan di fasilitas Chery di Wuhu, Provinsi Anhui, China. Jarak Tempuh Diklaim hingga 852 Km Detail final mengenai baterai dan konfigurasi Luxeed RX belum seluruhnya diumumkan. Namun, informasi yang beredar menyebutkan beberapa pilihan kapasitas baterai, termasuk 81,1 kWh dan dua baterai dengan kapasitas sekitar 100 kWh. Konfigurasi dengan jarak tempuh terjauh diklaim mampu mencapai 852 km berdasarkan standar CLTC. Selain itu, data regulasi mengindikasikan adanya konfigurasi dengan empat sensor LiDAR untuk mendukung teknologi bantuan berkendara. Luxeed RX akan membuka pemesanan awal di China mulai 20 Agustus 2026. Harga resminya belum diumumkan. Kehadiran RX sekaligus memperluas jajaran Luxeed di tengah ketatnya persaingan SUV listrik premium di China. Salah satu rival yang berada di kelas dimensi serupa adalah Xiaomi YU7, yang memiliki panjang 4.999 mm dan jarak sumbu roda sama-sama 3.000 mm.