Mode berkendara pada mobil listrik bukan sekadar fitur untuk mengubah karakter respons kendaraan. Pengaturan tersebut juga perlu disesuaikan dengan kondisi jalan yang sedang dilalui. Salah satunya ketika mobil listrik menghadapi tanjakan. Mahaendra Gofar, pendiri EVSafe, mengatakan pengemudi perlu memilih mode berkendara yang sesuai ketika menghadapi medan menanjak. “Saat menanjak, gunakan normal mode atau sport mode untuk memastikan daya motor listrik yang optimal untuk menghadapi tanjakan,” ucapnya kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu. SUV Jaecoo J8 menaklukkan tanjakan curam dalam sesi pengujian off-road. Mahaendra mengatakan, saat tanjakan sebaiknya tidak menggunakan Mode Eco. Sebab umumnya mode ini membatasi keluaran tenaga motor listrik agar konsumsi energi lebih efisien. Kondisi tersebut bisa membuat respons akselerasi menjadi lebih lambat ketika mobil membutuhkan tenaga lebih besar untuk melibas tanjakan. Menurutnya, tanjakan juga menjadi salah satu kondisi yang membuat konsumsi daya baterai mobil listrik meningkat cukup signifikan. “Tanjakan adalah musuh EV, karena medan menanjak mengonsumsi daya jauh lebih cepat. Pastikan kapasitas baterai mencukupi untuk mencapai tujuan atau lokasi pengisian daya,” ucapnya. Sebanyak 23 mobil listrik murni anggota KOLEKSI mengikuti perjalanan dari Jakarta menuju Pahawang, Lampung. Mode Eco Setelah melewati tanjakan dan kembali memasuki jalan yang lebih landai, pengemudi dapat kembali menggunakan Mode Eco. Mode tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu menjaga efisiensi penggunaan energi ketika kebutuhan tenaga motor tidak sebesar saat kendaraan melibas tanjakan. Selain pemilihan mode, gaya mengemudi juga berpengaruh terhadap konsumsi daya. Pengemudi disarankan menjaga kecepatan tetap stabil dan menghindari menginjak pedal akselerator secara agresif. Akselerasi yang terlalu dalam kemudian diikuti deselerasi berulang dapat membuat penggunaan energi menjadi kurang efisien. Ilustrasi baterai mobil listrik Baterai Tipis Kondisi baterai menjadi hal yang perlu diperhitungkan sebelum perjalanan melewati jalur pegunungan. Berbeda dengan perjalanan di jalan datar, mobil listrik membutuhkan energi lebih besar untuk melawan gaya gravitasi ketika bergerak menanjak. Karena itu, pengemudi sebaiknya memperhitungkan kondisi rute dan jarak menuju tujuan, termasuk ketersediaan lokasi pengisian daya. Jangan sampai mobil memasuki jalur dengan elevasi tinggi ketika kapasitas baterai sudah rendah.