Denza resmi memperluas pilihan bagi konsumen dengan meluncurkan varian warna baru untuk MPV mewah mereka, Denza D9 generasi kedua. Dikutip dari Carnewschina.com, Rabu (8/7/2026), varian warna baru ini diberi nama "Dark Gold". Opsi kelir eksklusif ini ditawarkan dengan biaya tambahan sebesar 30.000 yuan atau setara dengan Rp 67 jutaan. Kehadiran warna baru ini otomatis mengerek banderol kasta tertinggi Denza D9 menyentuh angka 499.800 yuan (sekitar Rp 1,11 miliar). Sebagai informasi, saat peluncurannya pada 1 Mei lalu, MPV bongsor ini dipasarkan di rentang 359.800 hingga 469.800 yuan (Rp 804 jutaan – Rp 1,05 miliar). Denza D9 generasi kedua dengan warna spesial Secara estetika, Denza D9 Dark Gold tampil kian intimidatif sekaligus elegan. Eksteriornya didominasi kelir hitam pekat yang dikombinasikan dengan aksen trim emas mengkilap di beberapa lini. Fasia depannya masih mempertahankan gril besar berbentuk perisai yang khas, namun kini dipertegas dengan emblem berlapis emas asli. Bergeser ke samping, kesan mewah terpancar berkat penggunaan pelek multi-spoke hitam dengan center cap berkelir emas, serta tarikan garis emas yang mengalir di sepanjang bodi. Pada bagian buritan, minivan ini dilengkapi dengan roof spoiler dan aksen emas pada bumper bawah. Menariknya, meski mayoritas emblem pada varian ini dibalur warna hitam, logo "Flash Charging" tetap dipertahankan dengan kelir perak guna menegaskan teknologi pengisian daya cepat terbaru milik BYD. Denza D9 generasi kedua dengan warna spesial Secara dimensi, tidak ada perubahan. Mobil ini tetap memiliki panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.900 mm. Di balik estetika barunya, MPV ini juga sudah dibekali teknologi mutakhir seperti suspensi DiSus-C dan sistem asisten mengemudi DiPilot 5.0. Dapur Pacu Denza D9 generasi kedua tetap menawarkan dua opsi ramah lingkungan, yakni Battery Electric Vehicle (BEV) alias listrik murni, dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Untuk varian listrik murni (BEV), tersedia pilihan penggerak roda depan (FWD) bertenaga 340 kW (456 tk) dan varian penggerak semua roda (AWD) dengan tenaga gabungan mencapai 410 kW (550 tk). Kedua varian ini menggendong baterai LFP berkapasitas 115 kWh dengan daya jelajah 750 km sampai 800 km berdasarkan standar CLTC. Menariknya, baterai generasi kedua BYD ini diklaim hanya membutuhkan waktu 9 menit untuk mengisi daya dari 10 persen hingga 97 persen. Denza D9 generasi kedua dengan warna spesial Sementara untuk versi PHEV, Denza memadukan mesin bensin 1.500 cc turbo bertenaga 115 kW (154 tk) dengan motor listrik. Varian entry-level menggunakan motor listrik tunggal berdaya 200 kW (268 tk), sedangkan varian AWD mendapatkan tambahan motor listrik di poros belakang sebesar 45 kW (60 tk). Disokong baterai berkapasitas 66,5 kWh, varian PHEV ini mampu melaju dengan mode listrik murni (EV mode) hingga sejauh 400 km, dan sudah mendukung teknologi flash charging. Untuk pasar Indonesia, Denza D9 sudah dipasarkan sejak BYD masuk pada Januari 2025. Tinggal menunggu waktu saja untuk generasi keduanya meluncur di Tanah Air.