Direktorat Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri melakukan peninjauan langsung ke jalur fungsional Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan untuk memastikan kesiapan menghadapi arus balik Lebaran dalam rangka Operasi Ketupat, Sabtu (14/2/2026). Faizal, Direktur Gakkum Korlantas Polri, mengatakan, progres pembangunan jalur fungsional ini menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dibandingkan survei sebelumnya. “Kami bersama dengan rombongan ini sudah dua kali melaksanakan survei dan alhamdulillah progresnya cukup bagus sekali. Artinya hanya tinggal beberapa titik kritis yang tadi kita lewati,” ujar Faizal dikutip dari keterangan resmi, Senin (16/2/2026). Menurutnya, jalur tersebut direncanakan dapat difungsikan untuk membantu arus balik Lebaran, khususnya bagi kendaraan golongan I. “Arus balik kami yakinkan insyaallah kita bisa gunakan pada saat ada Operasi Ketupat. Dengan hasil koordinasi, kita menggunakan atau kita lewatkan golongan I,” tambahnya. Dalam simulasi perjalanan saat survei, rombongan menempuh rute dari KM 62 hingga KM 9 dalam waktu sekitar 45 menit tanpa berhenti. Panjang jalur tersebut diperkirakan mencapai 53 kilometer dan dinilai berpotensi mempercepat distribusi arus kendaraan. Jalur fungsional Tol Japek II “Dari KM 62 sampai dengan terakhir tadi KM 9 perjalanan kurang lebih sekitar 45 menit dengan kondisi kita melakukan survei tidak berhenti. Dan ini sangat membantu sekali, jaraknya kurang lebih sekitar 53 KM,” jelasnya. Keberadaan jalur fungsional Japek II Selatan diharapkan dapat mengurangi kepadatan di jalur utama Jakarta–Cikampek yang selama ini menjadi titik krusial saat arus balik menuju Jakarta. “Jadi ini bisa membantu sekali, artinya mengurangi volume ya beban volume kendaraan di jalur Cikampek yang akan mengarah atau arus balik ke arah Jakarta,” kata Faizal. Meski demikian, pihak kepolisian masih akan melakukan evaluasi akhir sebelum jalur tersebut benar-benar difungsikan. Pemeriksaan akan difokuskan pada kesiapan rambu, teknologi informasi pendukung, hingga penempatan personel gabungan di lapangan. “Tentunya nanti akan kita lakukan imbauan dengan melihat kondisi terakhir pada saat sebelum ini dibuka, kita akan melihat apa kekurangan, apa yang harus kita antisipasi, terutama para pemudik atau yang akan menggunakan jalur Japek Selatan,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan Jasa Marga, Arif selaku Staf Pengendalian Lapangan Paket 2B Japek Selatan, menyampaikan bahwa secara umum jalur dari Sadang hingga Setu sudah mendekati siap untuk difungsikan. “Secara garis besar kami perwakilan dari Jasa Marga Japek Selatan, jadi kalau paket 2B kami insyaallah sudah siap, progres kami di 82 persen. Untuk paket-paket sebelum kami yaitu paket 3 sampai paket 2B dan dari 2B ke 2A juga siap, tapi secara garis besar kami yang paket 2B sudah progres sampai di 82 persen,” kata Arif. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang