Ford Fiesta EcoBoost menjadi salah satu varian yang cukup menarik di pasar mobil bekas. Meski dibekali mesin berkapasitas hanya 1.000 cc, hatchback asal Amerika Serikat ini menawarkan performa yang mampu menandingi mobil bermesin lebih besar berkat dukungan turbocharger. Ford Fiesta 1.0 EcoBoost hadir pada 2014. Model ini hadir melengkapi jajaran New Fiesta dengan desain gril depan bergaya Aston Martin, sekaligus mengganti mesin 1.6 liter menjadi 1.5 Ti-VCT. Saat itu, Fiesta EcoBoost menjadi salah satu hatchback bermesin turbo pertama di segmennya di Indonesia. Pemilik bengkel spesialis Ford Eyna Motor di Ciputat, Heru Nurhidayat, menilai tidak ada alasan untuk menganggap Fiesta EcoBoost sebagai mobil yang rumit atau terlalu istimewa dibanding mobil lain. Ford Fiesta EcoBoost 1.0L di Pantai Pandawa, Bali "Kalau menurut saya sih enggak ada. Sama saja seperti mobil-mobil lain. Enggak ada yang harus dispesialkan banget," kata Heru kepada Kompas.com, di Ciputat belum lama ini. Menurut Heru, yang terpenting bagi calon pemilik adalah memahami karakter setiap kendaraan sebelum memutuskan untuk membeli. "Kembali lagi, setiap merek atau setiap kendaraan pasti punya kelebihan dan kekurangannya, yang harus kita cari tahu itu karakter masing-masing mobil. Misalnya Ford Fiesta atau Honda Jazz, pasti enggak akan sama," ujarnya. Karakter Mesin 1.0 EcoBoost menggunakan konfigurasi tiga silinder berkapasitas 999 cc dengan turbocharger. Meski kapasitasnya kecil, mesin ini mampu menghasilkan tenaga 125 PS dan torsi 170 Nm, bahkan dapat meningkat hingga 200 Nm saat fitur overboost bekerja. Mesin 1.0 liter EcoBoost Karakter tenaganya juga berbeda dibanding mesin naturally aspirated (NA). Torsi sudah tersedia sejak putaran rendah sehingga akselerasi terasa responsif tanpa perlu menginjak pedal gas terlalu dalam. Selain itu, dorongan turbo membuat tenaga lebih merata pada putaran menengah sehingga mobil terasa lincah saat digunakan menyalip maupun melaju di jalan tol. Di sisi lain, mesin ini juga dikenal lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar dibanding mesin 1.5 maupun 1.6 liter NA. Namun, sebagai mesin turbo, EcoBoost membutuhkan perhatian lebih terhadap kualitas oli, kondisi sistem pendingin, serta perawatan turbocharger agar performanya tetap optimal. Suku Cadang Selain soal karakter mesin, ketersediaan suku cadang juga kerap menjadi pertimbangan calon pembeli Ford Fiesta bekas. Namun, Heru mengatakan kondisi saat ini jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Ilustrasi Ford Fiesta S 1.5 A/T Tahun 2014 "Sebenarnya aman. Sekarang spare part Ford sudah cukup mudah didapat, baik orisinal maupun aftermarket," ujar Heru kepada Kompas.com. Menurut dia, harga suku cadang Ford juga sudah tidak berbeda jauh dengan mobil Jepang yang banyak beredar di Indonesia. "Soal harga juga menyesuaikan. Bahkan harga part mobil lain seperti Honda dan Toyota juga sudah naik, jadi sudah tidak jauh beda harganya," kata dia. Dengan karakter mesin yang bertenaga sekaligus efisien, ditambah ketersediaan suku cadang yang semakin mudah, Ford Fiesta EcoBoost masih menjadi salah satu pilihan menarik. Namun, karena menggunakan mesin turbo, calon pemilik tetap disarankan memilih unit yang memiliki riwayat perawatan jelas agar biaya kepemilikan tetap terkendali.